Fitur tersebut mencakup bantuan navigasi di jalan tol, Navigation on Autopilot (NOA) untuk area perkotaan, dan sistem parkir otomatis.

Dua Varian Elektrifikasi

Hyundai akan menawarkan Ioniq V dalam dua pilihan teknologi. Pertama, Battery Electric Vehicle (BEV) atau mobil listrik murni.

Kedua, Extended Range Electric Vehicle (EREV) yang menggabungkan motor listrik dengan mesin pembangkit daya.

Dua pilihan motor listrik tersedia: 140 kW (190 dk) dan 168 kW (228 dk).

Mobil ini dibangun di atas platform kelistrikan 800 volt, memungkinkan pengisian daya cepat di stasiun fast charging yang kompatibel.

Sumber energi menggunakan baterai produksi CATL yang diklaim memiliki stabilitas termal dan efisiensi lebih baik. Hyundai berharap Ioniq V dapat memperkuat citra teknologi dan meningkatkan penjualan di China.

Berdasarkan data China EV DataTracker, penjualan Hyundai pada April 2026 hanya mencapai 5.412 unit dengan pangsa pasar sekitar 0,4 persen.

>>> Operasi Patuh 2026: Polri Perbanyak Tilang Manual untuk Pelanggaran Tak Terdeteksi ETLE

Kehadiran Ioniq V diharapkan mampu membalikkan tren tersebut.