Laptop dengan prosesor Nvidia RTX Spark mulai menjadi perbincangan. Perangkat ini diprediksi hadir dengan harga yang kompetitif, langsung menyasar segmen profesional dan kreator.

Menurut analis teknologi Max Weinbach, banderol RTX Spark diperkirakan tidak berbeda jauh dengan MacBook Pro milik Apple. Hal ini menjadikannya pesaing serius di kelas atas.

>>> Xiaomi 17T Pro Resmi di Indonesia: Kamera Leica dan Baterai 7.000 mAh

Prediksi Harga dan Spesifikasi

Untuk model dasar dengan chip Nvidia RTX Spark N1, harganya diperkirakan mulai dari 1.799 dolar AS atau sekitar Rp32,4 juta.

Varian yang lebih bertenaga, N1x, bisa mencapai 2.899 dolar AS (Rp52,2 juta).

Spesifikasinya tergolong gahar. RTX Spark menggabungkan GPU Blackwell dengan 6.144 inti CUDA, setara performa RTX 5070.

Selain itu, terdapat CPU Nvidia Grace hingga 20 inti dan kemampuan AI lokal hingga 1 petaflop.

Konfigurasi dasar diperkirakan membawa RAM 16 GB atau 32 GB dengan penyimpanan hingga 1 TB.

>>> Daftar Program ANTV Jumat, 5 Juni 2026 Ada Mega Bollywood Chaand Kaa Tukdaa, Doriyaann, Series Thanak, Sayali, Vasudha, Teri Meri Plus Link

Performa gaming pun diuji, misalnya Forza Horizon 6 berjalan di atas 100 FPS pada resolusi 1440p.

Vendor dan Tantangan Ekosistem

Sejumlah vendor besar sudah bersiap.

Microsoft meluncurkan Surface Laptop Ultra dengan layar mini-LED, Dell menghadirkan XPS 16 Creator Edition dengan OLED ganda, dan Asus merilis seri ProArt P16 serta P14.

HP, MSI, dan Lenovo juga ikut meramaikan.

Meski spesifikasi menggiurkan, tantangan utama adalah ekosistem Windows on Arm. Efisiensi baterai dan kompatibilitas aplikasi masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diatasi.

>>> Mini PC MSI EdgeMesa N AI+ Siap Tandingi Mac Studio Berkat Nvidia RTX Spark

Dengan harga dan performa yang ditawarkan, RTX Spark berpotensi menggeser dominasi MacBook Pro di kalangan kreator dan profesional yang membutuhkan komputasi AI lokal bertenaga.