Pemilik Suzuki S-Presso, Tubagus Mansyur Amin, mengungkap rincian biaya kepemilikan mobil ringkas tersebut. Ia menyebut pengeluaran operasionalnya relatif terjangkau.

Informasi ini mencakup pajak tahunan, perawatan berkala di bengkel resmi, dan konsumsi bahan bakar. Kalkulasi total pengeluaran mencapai sekitar Rp7,9 juta.

>>> Wuling Mulai Kirim Ratusan Unit Eksion ke Konsumen Indonesia

Rincian Biaya Pajak dan Servis

Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan untuk S-Presso tahun 2025 milik Tebe adalah Rp1.764.800.

Biaya servis rutin di bengkel resmi saat jarak tempuh 10.000 km mencapai Rp1.086.156.

“Odometer sudah 10.000 km, waktu servis kemarin masih dapat gratis oli mesin,” ujar Tebe.

Paket servis meliputi penggantian filter oli Rp43.694, gasket oil drain plug Rp7.207, dan pelumas mesin Rp336.342.

>>> Desainer Profesional Kritik Eksterior Mobil Listrik Ferrari Luce

Perawatan tambahan meliputi pengerjaan AC mobil Rp250.000, spooring dan balancing Rp250.000, serta fuel tank water cleaner Rp200.000.

Efisiensi Bahan Bakar

Sektor konsumsi BBM mobil ini mencapai 24 km per liter.

Dengan harga Pertamax (RON 92) per Juni 2026 sebesar Rp12.300 per liter, biaya BBM untuk 10.000 km mencapai Rp5.125.000.

>>> SIM Digital Resmi Diluncurkan, Bisa Dipakai Tanpa Kartu Fisik

Total pengeluaran operasional dari gabungan pajak, servis, dan BBM adalah sekitar Rp7,9 juta. Angka ini menunjukkan biaya kepemilikan yang ringkas bagi pengguna S-Presso.