Piala Dunia FIFA edisi kedua pada 1934 menjadi salah satu turnamen paling ikonik dalam sejarah sepak bola.

Ajang ini tidak hanya mencatat prestasi olahraga, tetapi juga sarat dengan dinamika politik.

Diselenggarakan di Italia pada 27 Mei hingga 10 Juni 1934, turnamen ini menghadirkan atmosfer yang sangat berbeda dari edisi perdana di Uruguay.

Fokus dunia tertuju pada bagaimana olahraga digunakan sebagai panggung kekuasaan.

Format Kompetisi dan Kualifikasi

Piala Dunia 1934 memperkenalkan format gugur atau sistem knockout sejak babak pertama. Perubahan ini membuat tensi pertandingan langsung memuncak karena setiap tim tidak memiliki kesempatan kedua jika kalah.

Sebanyak 16 negara lolos ke putaran final setelah melalui kualifikasi ketat yang diikuti 36 negara. Italia tetap diwajibkan mengikuti babak kualifikasi meskipun menjadi tuan rumah.

Juara bertahan Uruguay secara mengejutkan menolak berpartisipasi sebagai bentuk protes atas absennya banyak tim Eropa pada Piala Dunia 1930.

Daftar Peserta Putaran Final

Dominasi negara Eropa sangat terasa pada edisi ini. Berikut rincian peserta berdasarkan benua:

  • Eropa: Italia, Jerman, Spanyol, Belanda, Hungaria, Cekoslowakia, Austria, Prancis, Belgia, Rumania, Swedia, Swiss.
  • Amerika Selatan: Brasil, Argentina.
  • Amerika Utara: Amerika Serikat.
  • Afrika: Mesir (wakil pertama dari Afrika di Piala Dunia).

Kehadiran Mesir menjadi catatan penting bagi perkembangan sepak bola global. Sementara itu, Brasil dan Argentina tetap mewakili Amerika Latin.

Laga Final: Italia vs Cekoslowakia

Pertandingan puncak mempertemukan tuan rumah Italia melawan Cekoslowakia dengan tensi sangat tinggi. Drama terjadi hingga pertandingan harus diselesaikan melalui babak tambahan waktu.

Cekoslowakia sempat unggul lewat gol Antonín Puč pada menit ke-71. Namun, Italia membalikkan keadaan melalui gol Raimundo Orsi (81') dan Angelo Schiavio (95') di extra time.