T1 Cetak Sejarah di 2026: Raih Profit Perdana, Pendapatan Melejit 80%!
T1, organisasi esports asal Korea Selatan, mengumumkan laporan keuangan tahun 2025 yang mencatatkan profit operasional pertama dalam sejarah.
Pendapatan mereka melonjak 80,8% menjadi 88,64 miliar won (sekitar 58,62 juta dolar AS).
>>> Dapil Neraka Solo 2026: Tiga Politikus Muda Siap Bertarung, Termasuk Keponakan Jokowi
Pada tahun sebelumnya, T1 masih mencatat kerugian operasional sebesar 8,85 miliar won. Kini, mereka berhasil membukukan laba operasional sebesar 2,51 miliar won.
Ekspansi Global Jadi Motor Pertumbuhan
Korea Selatan tetap menjadi pasar utama dengan kontribusi pendapatan 51,78 miliar won, naik 89,7% secara tahunan.
Namun, pertumbuhan tertinggi terjadi di Amerika yang melonjak 93,5% menjadi 23,59 miliar won.
Wilayah Asia (di luar Korea Selatan) menyumbang 10,39 miliar won, tumbuh 36,1%. Eropa memberikan 2,87 miliar won dengan kenaikan 51,3%.
Penjualan Merchandise dan Sponsor Dominan
Penjualan merchandise dan pendapatan langsung lainnya menjadi sektor terbesar, mencapai 74,14 miliar won, naik 86,9%.
Sementara itu, pendapatan dari iklan dan sponsorship meningkat 55% menjadi 14,51 miliar won.
>>> Pencairan Gaji ke-13 PNS Pusat 2026 Capai 99,3 Persen
Dua mitra utama T1 bahkan memberikan dana lebih dari 10 miliar won dengan pertumbuhan nilai kontrak 150-200%.
Biaya Operasional Ikut Naik
Biaya pengelolaan tim esports naik 25,5% menjadi 30,68 miliar won untuk gaji pemain dan fasilitas.
Biaya produksi merchandise melonjak 119% menjadi 20,60 miliar won seiring tingginya permintaan.
Meski demikian, margin pertumbuhan pendapatan jauh lebih besar dibanding kenaikan biaya, sehingga rasio keuangan tetap sehat.
Langkah Strategis Perkuat Keuangan
Pada awal Maret 2026, T1 menerbitkan 4.330 lembar saham baru dengan harga 2.630.162 won per lembar.
Dana segar sebesar 11,39 miliar won (7,53 juta dolar AS) digunakan untuk menutup akumulasi kerugian masa lalu yang mencapai 74,12 miliar won.
>>> PP 19/2026 Terbit, Danantara Bisa Tambah Anggota Holding Baru
Langkah ini diharapkan meningkatkan stabilitas keuangan dan memberi ruang investasi di masa depan.
Update Terbaru
Saham SpaceX Melonjak 20 Persen pada Debut Perdagangan Perdana di Nasdaq
Sabtu / 13-06-2026, 00:29 WIB
Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok Pertalite Aman di Seluruh SPBU
Sabtu / 13-06-2026, 00:29 WIB
Cara Aktifkan TikTok PayLater Terbaru Tahun 2026
Sabtu / 13-06-2026, 00:29 WIB
Edin Dzeko Siap Pimpin Bosnia di Piala Dunia 2026 di Usia 40 Tahun
Sabtu / 13-06-2026, 00:29 WIB
Indonesia dan Malaysia Perkuat Kesejahteraan Warga Perbatasan Lewat Sosek Malindo
Sabtu / 13-06-2026, 00:28 WIB
Iran Targetkan Seluruh Aset Militer dan Komersial Elon Musk
Sabtu / 13-06-2026, 00:28 WIB
Tim Bulu Tangkis Putri Indonesia Gagal ke Final Uber Cup 2026
Sabtu / 13-06-2026, 00:28 WIB
Adhyaksa FC Siap Jadikan Stadion Tuah Pahoe Palangka Raya Sebagai Markas
Sabtu / 13-06-2026, 00:27 WIB
Gangguan Massal Meta Lumpuhkan Akses Ratusan Ribu Pengguna Global
Sabtu / 13-06-2026, 00:27 WIB
Luis Figo Buka Suara soal Keributan Valverde dan Tchouameni di Real Madrid
Sabtu / 13-06-2026, 00:27 WIB
DKI Jakarta Juara Umum Kejurnas Akuatik Indonesia 2026
Sabtu / 13-06-2026, 00:27 WIB
Sean Gelael Raih Podium Ketiga GT World Challenge Asia di Mandalika
Sabtu / 13-06-2026, 00:27 WIB
Real Madrid Denda Valverde dan Tchouameni Usai Pertengkaran Fisik
Sabtu / 13-06-2026, 00:27 WIB
Hansi Flick Tanggapi Isu Keretakan Ruang Ganti Real Madrid
Sabtu / 13-06-2026, 00:26 WIB






