Kecamatan Banjarsari di Kota Solo kembali menjadi pusat perhatian menjelang kontestasi politik 2026. Wilayah ini dijuluki sebagai "dapil neraka" karena persaingan antarpartai yang sangat sengit.

Banjarsari memiliki jumlah pemilih terbanyak di Solo.

>>> Pencairan Gaji ke-13 PNS Pusat 2026 Capai 99,3 Persen

Berdasarkan data KPU per 3 Juni 2026, Daftar Pemilih Tetap (DPT) di kecamatan ini mencapai 129.569 pemilih.

Jumlah itu jauh melampaui kecamatan lain seperti Jebres (108.629), Laweyan (76.544), Pasar Kliwon (65.452), dan Serengan (58.815).

Dengan alokasi 14 kursi DPRD Kota Solo, Banjarsari menjadi lumbung suara yang paling diperebutkan.

Tiga Wajah Baru di Panggung Politik

Peta politik Banjarsari kini diwarnai oleh kehadiran tiga politikus muda. Mereka adalah Adityo Rimbo Galih Samudra (31 tahun), Kevin Candra Sadewa (26 tahun), dan Giyatno (35 tahun).

Rimbo menjabat sebagai Ketua DPC PSI Banjarsari. Ia juga dikenal sebagai keponakan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dan berperan sebagai Komisaris Persis Solo.

Kevin Candra Sadewa adalah Ketua PAC Partai Gerindra Banjarsari.

Ia saat ini duduk di DPRD Kota Solo dari Dapil IV yang meliputi Nusukan, Banjarsari, Kadipiro, dan Joglo.

>>> PP 19/2026 Terbit, Danantara Bisa Tambah Anggota Holding Baru

Pada usia 26 tahun, Kevin menjadi anggota DPRD Solo termuda periode 2024–2029. Pengalamannya di legislatif menjadi modal penting untuk memimpin strategi pemenangan Gerindra.

Giyatno terpilih sebagai Ketua PAC PDIP Banjarsari dalam Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDIP se-Kota Solo pada 24 Mei 2026.

Ia memiliki latar belakang organisasi kepemudaan di Dewan Muda Complek'z (DMC) Awesome.

Giyatno juga anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Solo. Pada Pemilu 2024, ia meraih 4.413 suara, tertinggi di Dapil IV Solo.

Persaingan Ketat di Wilayah Strategis

Munculnya tiga figur muda ini memberikan dinamika baru dalam peta politik lokal Solo. Mereka menjadi garda terdepan partai dalam mengamankan suara pemilih di Banjarsari.

Banjarsari bukan wilayah yang mudah ditaklukkan karena beban kerja yang berat. Selain jumlah penduduk terbanyak, alokasi 14 kursi DPRD menjadikannya medan pertempuran paling panas.

Kiprah Rimbo, Kevin, dan Giyatno akan menjadi ujian efektivitas kepemimpinan anak muda di politik praktis. Publik menanti strategi mereka menghadapi "dapil neraka" yang penuh tantangan.

>>> Karya Seni Pisang Rp120 Miliar Dicuri di Museum Prancis

Pertarungan ini bukan sekadar popularitas, melainkan adu gagasan dan kemampuan merangkul pemilih akar rumput. Hasil kerja keras mereka diprediksi akan memengaruhi peta kekuatan politik di Solo secara keseluruhan.