Lubang Hitam Supermasif Berpotensi Jadi Tempat Lahir Jutaan Planet Baru
Lubang hitam supermasif selama ini dikenal sebagai objek kosmik yang menghancurkan dan melahap material di sekitarnya. Namun, penelitian terbaru menunjukkan sudut pandang yang berbeda.
Lingkungan ekstrem di sekitar lubang hitam supermasif di pusat galaksi aktif justru berpotensi menjadi tempat pembibitan bagi jutaan planet baru.
>>> Potongan Sadis Dracula (1958) Ditemukan Setelah Dianggap Hilang
Fakta ini diungkapkan dalam studi yang diterbitkan di server pracetak arXiv pada Mei 2026.
Teori tradisional menyatakan bahwa pembentukan planet berlangsung di piringan gas dan debu yang mengitari bintang muda.
Namun, piringan serupa dalam skala yang jauh lebih besar juga ditemukan mengelilingi lubang hitam supermasif.
Barry McKernan dari City University of New York bersama timnya menemukan kondisi pendukung di tepi luar piringan lubang hitam yang disebut torus.
Wilayah ini memiliki temperatur dan keadaan yang sangat mirip dengan piringan pembentuk planet di sekitar bintang biasa.
Situasi tersebut memungkinkan debu kosmik bertahan cukup lama untuk saling menggumpal. Proses penggumpalan ini menjadi cikal bakal terbentuknya planet baru.
Tim peneliti menggunakan model komputer piringan lubang hitam termagnetisasi untuk menghitung kecepatan penggumpalan debu dan estimasi ukuran akhir planet.
>>> Microsoft Luncurkan Chip Kuantum Majorana 2, Klaim Stabilitas 1.000 Kali Lipat
Mereka memasukkan data suhu dan gas aktual ke dalam pemodelan tersebut.
Populasi Planet Terbesar di Alam Semesta
Hasil pemodelan komputer menunjukkan bahwa planet tidak hanya mampu bertahan di lingkungan ekstrem tersebut, tetapi juga dapat lahir dalam jumlah yang sangat masif.
"Model perkiraan kami menunjukkan bahwa torus debu pada AGN menampung populasi planet terbesar di alam semesta," tulis para peneliti.
Update Terbaru
ABC Umumkan Jadwal Tamu Good Morning America Pekan 20 Juli 2026
Senin / 20-07-2026, 20:50 WIB
Ohio State Puncaki Peringkat Big Ten Football 2026
Senin / 20-07-2026, 20:50 WIB
Polisi Tangkap Mantan Bintang NFL Le'Veon Bell di Ohio
Senin / 20-07-2026, 20:50 WIB
Fasilitas CA-EDC Chandra Asri Ditargetkan Beroperasi 2027
Senin / 20-07-2026, 20:48 WIB
Ask Maps Ubah Cara Saya Merencanakan Jalan-Jalan, Tapi Satu Listing Tutup Beri Pelajaran Berharga
Senin / 20-07-2026, 20:48 WIB
Integrasi Gemini dengan Aplikasi Samsung Bikin Galaxy Lebih Cerdas
Senin / 20-07-2026, 20:48 WIB
Jim Gilstrap, Penyanyi Latar Stevie Wonder, Meninggal di Usia 79
Senin / 20-07-2026, 20:37 WIB
Rapor Daihatsu Semester I 2026: Gran Max dan LCGC Mendominasi
Senin / 20-07-2026, 20:37 WIB
Kemlu RI Kirim Nota Diplomatik Usai WNI Diduga Dibunuh di Armenia
Senin / 20-07-2026, 20:37 WIB
FDA Minta Maaf ke Taylor Farms atas Hasil Tes Cyclospora Palsu
Senin / 20-07-2026, 20:36 WIB
Denis Kolinger Terkesan dengan Metode Latihan Shin Tae-yong di Persija
Senin / 20-07-2026, 20:35 WIB
Persis Solo Resmi Datangkan Terens Puhiri untuk Pegadaian Championship 2026/2027
Senin / 20-07-2026, 20:35 WIB
DPD RI Pastikan RUU Daerah Kepulauan Akomodir Aspirasi Daerah
Senin / 20-07-2026, 20:35 WIB
Pesan De La Fuente ke Scaloni usai Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Senin / 20-07-2026, 20:35 WIB







