Koleksi Desak Pemerintah Atur Standar Minimal Charging Rate Mobil Listrik
Komunitas Mobil Elektrik Indonesia (Koleksi) mendesak pemerintah untuk memperketat standar teknis pengisian daya kendaraan listrik yang dipasarkan di Indonesia.
Langkah ini dinilai penting untuk mencegah penumpukan antrean di fasilitas pengisian umum.
>>> Wuling Mulai Kirim Ratusan Unit Eksion kepada Konsumen Indonesia
Kekhawatiran tersebut muncul seiring meningkatnya populasi kendaraan listrik yang tidak diimbangi standarisasi kemampuan pengisian daya atau charging rate yang memadai pada beberapa tipe kendaraan baru.
Kekhawatiran Koleksi
Ketua Umum Koleksi, Arwani Hidayat, menyoroti kemunculan mobil dengan kapasitas pengisian daya minim yang tidak mendukung pengisian mandiri di rumah.
Mobil-mobil tersebut hanya bisa diisi di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) karena menggunakan konektor CCS2.
"Sekarang ini mulai bermunculan mobil dengan charging rate kecil, tetapi charging-nya tidak bisa di rumah. Dia harus di SPKLU karena menggunakan CCS2," ujar Arwani.
Mobil dengan spesifikasi rendah membutuhkan waktu pengisian baterai yang jauh lebih lama, sehingga berpotensi memonopoli penggunaan alat pengisian di stasiun publik.
Arwani mencontohkan, mobil dengan charging rate 18 kW dan kapasitas baterai tertentu bisa mengisi daya hingga 1,5 jam atau bahkan 2 jam.
"Begitu charging rate-nya kecil, maka itu akan menjadi masalah.
Dia mengecas di tempat publik, tetapi charging rate-nya kecil 18 kW, kapasitas baterai bisa di atas 1 jam.
Bahkan kalau saya kadang tongkrongin, bisa 1,5 jam, bisa 2 jam," jelasnya.
>>> Jetour T1 i-DM Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp 538 Juta
Meski dampak hambatan ini belum masif karena jumlah unit kendaraan sejenis masih sedikit, potensi masalah besar diprediksi akan terjadi seiring lonjakan volume kendaraan.
Update Terbaru
TOP 35 Acara TV dengan Rating Terpopuler Hari ini 22 Juli 2026 ada Asmara Gen Z Diposisi 7
Selasa / 21-07-2026, 17:00 WIB
Materi PAI Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2 Lengkap
Selasa / 21-07-2026, 16:39 WIB
Pemerintah Percepat Pembangunan 5.000 Jembatan Desa Hingga Akhir 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Istana Harap Menteri PU Perbaiki Cara Komunikasi
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Quartararo Resmi Pindah ke Honda di MotoGP 2027
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
IHSG Ditutup Menguat 1,74 Persen ke Level 6.340
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
4 HP RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Performa Lancar untuk Multitasking
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
FIFA Selidiki Pemain Argentina Usai Kericuhan Final Piala Dunia 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
LSF: Baru 46 Persen Anak Indonesia Tonton Film Sesuai Usia
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
KRAFTON India Rilis Roadmap Esports BGMI Paruh Kedua 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB







