Potensi Pajak Raksasa Teknologi 2026 Belum Maksimal, Ekonomi RI Merugi?
Potensi pasar digital Indonesia yang besar belum memberikan kontribusi pajak yang seimbang dari perusahaan teknologi global.
Fenomena ini menjadi sorotan karena pertumbuhan ekonomi digital yang pesat belum dibarengi pemasukan negara yang optimal.
>>> Debarkasi Surabaya Terapkan Sistem Seamless Corridor untuk Jemaah Haji
Berbagai pihak kini mendesak pemerintah memperkuat regulasi agar platform internasional tidak hanya meraup keuntungan dari pasar domestik.
Langkah ini dianggap penting untuk menciptakan keadilan fiskal dan persaingan usaha yang setara.
Landasan Hukum dan Tantangan Transparansi Data
Direktur Ekonomi Celios, Nailul Huda, menjelaskan Indonesia sudah memiliki dasar hukum untuk menarik pajak dari perusahaan digital asing.
Aturan ini berlaku meskipun perusahaan tidak memiliki kantor fisik di dalam negeri.
Merujuk pada Undang-Undang Cipta Kerja, terdapat konsep kehadiran ekonomi yang signifikan sebagai dasar pemungutan pajak.
Menurut Huda, Indonesia berhak mengenakan Pajak Penghasilan (PPh) Badan jika aktivitas ekonomi mereka terbukti besar di sini.
Tantangan terbesar saat ini terletak pada mekanisme validasi dan transparansi data terkait setoran pajak platform global.
Huda mencontohkan belum adanya sistem yang mampu memverifikasi setoran dari layanan seperti Netflix sesuai jumlah pelanggan aslinya.
Poin penting mengenai tantangan pajak digital saat ini:
- Validasi Data: Pemerintah belum memiliki alat ukur independen untuk memverifikasi jumlah pelanggan atau pendapatan riil platform global.
- Keadilan Fiskal: Ada kesenjangan kontribusi antara industri kreatif lokal yang taat pajak dengan perusahaan internasional yang pendapatannya terus melonjak.
- Pemerataan Pembangunan: Kontribusi sektor digital sangat dibutuhkan untuk mendanai pembangunan nasional dan memperkuat ekosistem digital dalam negeri.
Huda menekankan bahwa regulasi yang lebih ketat bukan sekadar menambah pemasukan negara.
Hal ini lebih kepada memberikan hak yang adil bagi pelaku industri kreatif lokal agar bisa bersaing secara sehat.
Update Terbaru
Selular Media Network Gelar Selular Award 2026 pada 8 Juni
Rabu / 03-06-2026, 11:15 WIB
Honda Siapkan Motor Trail Listrik dengan Sensasi Mesin Bensin pada 2026
Rabu / 03-06-2026, 11:15 WIB
Kemdiktisaintek Siapkan Proses Hukum untuk Pelaku Pemalsuan Riset
Rabu / 03-06-2026, 11:15 WIB
Ruben Onsu Tak Masalah Sarwendah Ambil Alih Rumah, Asal Penuhi Kewajiban
Rabu / 03-06-2026, 11:10 WIB
Kisah Eks Rider MotoGP Miguel Oliveira Nikahi Adik Sambungnya
Rabu / 03-06-2026, 11:10 WIB
Eks Pelatih Arema Puji Transformasi Arkhan Kaka di Piala AFF U-19 2026: Makin Matang dan Tenang
Rabu / 03-06-2026, 11:10 WIB
Harga Emas Antam 3 Juni 2026 Bertahan di Rp 2,774 Juta per Gram, Cek Rincian Terbarunya
Rabu / 03-06-2026, 11:07 WIB
Gen Z Korea Jatuh Hati pada Taeko Onuki, City Pop, dan J-Rock
Rabu / 03-06-2026, 11:05 WIB
Jung Kook Kecewa, Peringatkan Fans Obsesif yang Berkumpul di Dekat Rumahnya
Rabu / 03-06-2026, 11:05 WIB
Bingung Pilih Smart TV atau Google TV? Simak Perbedaannya
Rabu / 03-06-2026, 11:04 WIB
DPRD Jatim Apresiasi Perombakan Pimpinan Badan Gizi Nasional
Rabu / 03-06-2026, 11:04 WIB
Strategi Desa BRILiaN Ketapanrame: Sukses Berdayakan Potensi Lokal di 2026
Rabu / 03-06-2026, 11:04 WIB
BSI Tunggu Arahan Resmi Danantara demi Kejar Target Free Float 2026
Rabu / 03-06-2026, 11:04 WIB
Daftar 16 Game Resmi Esports Nations Cup 2026 Riyadh: Ada Dota 2 dan MLBB!
Rabu / 03-06-2026, 11:04 WIB






