Memasuki usia sepuluh tahun, Perpajakan DDTC resmi memperkenalkan wajah baru dengan tampilan dan fitur yang telah diperbarui sepenuhnya.

Langkah transformatif ini diambil untuk mempertegas posisi Perpajakan DDTC sebagai ekosistem perpajakan yang kredibel, inklusif, serta semakin mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

>>> Profil Timnas Belanda di Piala Dunia 2026: Misi Terbaru Oranje Akhiri Penasaran Juara

Perjalanan panjang platform ini telah dimulai sejak tahun 2016.

Pada masa itu, DDTC Tax Engine hadir sebagai fondasi awal untuk penyediaan data riset dan informasi perpajakan di tanah air.

Seiring berjalannya waktu, platform ini terus berkembang hingga bertransformasi menjadi Perpajakan ID pada 15 Desember 2020.

Selanjutnya, langkah rebranding dilakukan kembali pada 18 Desember 2023 dengan mengusung nama Perpajakan DDTC.

Kini, pada Juni 2026, perayaan satu dekade ini menjadi momentum krusial untuk melakukan perombakan total secara komprehensif.

Pembaruan tersebut mencakup peningkatan pengalaman pengguna, penyesuaian struktur harga, hingga optimalisasi fungsionalitas setiap konten.

Struktur Harga yang Lebih Transparan dan Inklusif

Salah satu poin utama dalam pembaruan ini adalah skema harga yang dirancang agar lebih transparan bagi para pelanggan.

Perpajakan DDTC kini menyuguhkan dua paket langganan terbaru, yakni Premium Lite dan Premium Pro.

Meskipun ada paket baru, opsi paket Student serta Enterprise tetap tersedia dalam edisi terbaru untuk memenuhi kebutuhan spesifik berbagai pengguna.

Hal ini memastikan layanan tetap relevan bagi mahasiswa maupun korporasi besar.

Melalui pilihan paket yang beragam, akses terhadap Perpajakan DDTC kini terbuka lebar bagi banyak kalangan.

Mulai dari praktisi pajak berpengalaman, kalangan akademisi, hingga para profesional di bidang bisnis kini dapat memanfaatkannya.