Dinkes Semarang Temukan 240 Kasus HIV Baru, LSL Dominasi
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang mencatat 240 kasus baru HIV sepanjang Januari hingga Mei 2026. Kelompok laki-laki seks dengan laki-laki (LSL) menjadi yang paling dominan.
Kontribusi kelompok LSL mencapai 44 persen dari total kasus yang terdeteksi. Angka ini jauh di atas kelompok risiko lainnya.
>>> Perbanas Usul Blueprint Konsolidasi Bank pada 2026 untuk Perkuat Industri
Rincian Kasus Berdasarkan Kelompok Risiko
Berikut persentase temuan kasus HIV di Semarang berdasarkan kelompok risiko:
- Laki-laki Seks dengan Laki-laki (LSL): 44%
- Pasien Tuberkulosis (TBC): 12%
- Pasangan Risiko Tinggi: 11%
- Populasi Umum: 11%
- Pasien Infeksi Menular Seksual (IMS): 9%
- Pelanggan Pekerja Seks: 5%
- Wanita Pekerja Seks: 2%
Data menunjukkan pasien TBC dan pasangan risiko tinggi juga menjadi perhatian. Angka pada populasi umum setara dengan kelompok pasangan berisiko tinggi.
Penyebab Tingginya Temuan Kasus Baru
Kepala Dinkes Kota Semarang, M. Abdul Hakam, menjelaskan bahwa angka tinggi ini bukan berarti ledakan penularan.
Hal ini lebih disebabkan optimalisasi skrining.
Semakin giat tes dilakukan, semakin banyak kasus tersembunyi yang teridentifikasi. Ini dianggap langkah positif dalam memutus rantai penularan.
Menurut Hakam, semakin banyak warga yang mau tes HIV, semakin besar peluang deteksi dini. Dengan deteksi awal, pengobatan bisa segera diberikan.
Pentingnya Deteksi Dini dan Terapi ARV
Strategi utama pengendalian HIV di Semarang adalah deteksi dini agar penderita segera tertangani. Tujuannya agar virus tidak berkembang ke tahap AIDS.
Pasien yang diketahui statusnya sejak dini bisa langsung mendapat terapi antiretroviral (ARV). Pengobatan ini penting agar penderita tetap produktif.
>>> IHSG Dibuka Melesat ke 6.205 Usai Libur Panjang, Menguat 1,28%
“HIV saat ini sudah bisa dikendalikan asalkan pasien menjalani pengobatan secara tepat dan disiplin. Kami minta masyarakat tidak takut memeriksakan diri,” ujar Hakam.
Update Terbaru
Semakin Brutal! Pembahasan Killer Peter Chapter 143 Bahasa Indonesia, Jangan Lewatkan!
Sabtu / 18-07-2026, 23:05 WIB
Kehilangan OnePlus: Tekanan Inovasi di Pasar Ponsel AS Mereda
Sabtu / 18-07-2026, 22:25 WIB
TANSTAAFL: Tidak Ada Makan Siang Gratis, Tapi Ada Uang Gratis
Sabtu / 18-07-2026, 22:25 WIB
Watanabe dan Yamaguchi Lolos ke Final Jepang Terbuka 2026
Sabtu / 18-07-2026, 22:24 WIB
Pelatih Spanyol Ungkap Momen Ajaib Messi yang Cetak 4 Gol dalam 15 Menit
Sabtu / 18-07-2026, 22:24 WIB
AS dan Iran Saling Serang Target Infrastruktur di Selat Hormuz
Sabtu / 18-07-2026, 22:24 WIB
Diskon Jutaan, Bersiap Beli Alat Elektronik di Transmart Full Day Sale
Sabtu / 18-07-2026, 22:24 WIB
5 Tren Infrastruktur dan Tata Kelola AI 2026 yang Perlu Dipahami
Sabtu / 18-07-2026, 22:22 WIB
Apple dan Google Didesak Hapus Aplikasi Nudify, Diduga Raup Untung dari Deepfake
Sabtu / 18-07-2026, 22:22 WIB
Larry David Hina RFK Jr. dalam Acara HBO Baru
Sabtu / 18-07-2026, 22:21 WIB
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026
Sabtu / 18-07-2026, 22:21 WIB
Bandar Narkoba di Riau Serang Polisi dengan Pisau, Ditembak
Sabtu / 18-07-2026, 22:21 WIB
Transmart Full Day Sale Besok, Diskon 50%+20% Seharian
Sabtu / 18-07-2026, 22:21 WIB
Bupati Blora Ajak Sekjen ESDM Makan Lontong Opor, Promosi UMKM Lewat Diplomasi Kuliner
Sabtu / 18-07-2026, 22:21 WIB







