Pemerintah China resmi menerapkan sistem identitas nasional untuk robot humanoid, mirip dengan KTP bagi manusia.

Langkah ini bertujuan memantau risiko, melacak aktivitas, dan menstandarisasi industri robotika yang berkembang pesat.

>>> Alasan Opah dan Tok Dalang di Upin Ipin Tak Menikah

Sistem bernama Humanoid Full Lifecycle Management Service Platform diluncurkan pekan lalu. Platform ini dirancang khusus untuk robot berkaki dua berbentuk manusia yang digerakkan oleh kecerdasan buatan (AI).

Inisiatif ini memungkinkan pihak berwenang dan produsen mengawasi robot sepanjang masa operasionalnya.

Yu Xiuming, Wakil Kepala China Electronics Standardization Institute, menyatakan program ini bertujuan meningkatkan pengawasan keselamatan dan tata kelola robot humanoid.

Setiap unit robot akan mendapatkan kode ID unik terdiri dari empat bagian dengan total 29 digit. Format tersebut dirancang untuk melacak setiap aspek perangkat siber tersebut.

Rincian kode identitas mencakup dua digit kode negara untuk melacak pengiriman dan penjualan.

Selanjutnya, empat digit kode produsen, enam digit kode model produk, serta 17 digit nomor seri untuk identifikasi unit secara spesifik.

Sejumlah robot humanoid di Provinsi Hubei diperkirakan menjadi yang pertama menerima nomor identitas resmi.

Liu Chuanhou, Chief Operating Officer Hubei Humanoid Robotics Innovation Center di Wuhan, menjelaskan sistem ini memiliki fungsi lebih luas dari sekadar registrasi data.

Platform tersebut mampu merekam riwayat pemeliharaan, skenario penerapan, hingga performa operasional sepanjang masa hidup robot.

Informasi real-time seperti kondisi baterai, tingkat keausan sendi, dan akurasi operasional juga dapat dipantau langsung.

>>> Nvidia Luncurkan Superchip RTX Spark Berteknologi AI di GTC Taipei 2026

Dominasi Pasar dan Standardisasi Industri

Direktur Bisnis perusahaan robotika Maxnova, Liu Jieni, menyebutkan beberapa robot humanoid andalan mereka telah menyelesaikan proses registrasi. Pihaknya menyatakan bergabung secara sukarela dalam inisiatif nasional ini.