Nvidia resmi meluncurkan superchip terintegrasi bernama RTX Spark di ajang Nvidia GTC Taipei 2026.

Cip ini menggabungkan kekuatan AI generatif dan grafis kelas atas untuk perangkat laptop serta PC Windows.

>>> Zayn Malik Bentak dan Usir Orang yang Halangi Jalannya

Langkah ini menandai era baru komputasi di mana pengguna dapat mengoperasikan komputer melalui perintah suara alami. Tidak perlu lagi mengetik atau mengklik aplikasi secara manual.

"Selama 40 tahun, pengguna membuka aplikasi, klik, lalu mengetik.

Dengan RTX Spark dan Windows, pengguna cukup meminta dan PC yang akan mengerjakan tugasnya," ujar Jensen Huang, CEO Nvidia.

Spesifikasi dan Kinerja

Komponen utama RTX Spark mengintegrasikan CPU Nvidia Grace 20-core berbasis ARM dan GPU Nvidia Blackwell RTX dengan 6.144 CUDA Core.

Infrastruktur ini dikembangkan bersama MediaTek menggunakan arsitektur fabrikasi 3 nanometer dari TSMC.

Interkoneksi NVLink-C2C mendukung kecepatan transfer hingga 900 GB/detik.

>>> Astronom Berhasil Ungkap Asal-usul Sinyal Radio Misterius dari Luar Angkasa

Pemrosesan AI pada perangkat diklaim mencapai 1 petaflop, mampu menjalankan Large Language Model hingga 120 miliar parameter secara privat.

Kapasitas memori terpadu LPDDR5X mencapai 128 GB untuk mencegah hambatan data saat multitasking ekstrem.

Spesifikasi ini mendukung kreator menyunting video 12K 4:2:2 dan gamer menjalankan game AAA pada resolusi 1440p dengan performa di atas 100 fps.

Keamanan dan Ketersediaan

Nvidia bekerja sama dengan Microsoft mengembangkan sistem proteksi OpenShell pada Windows 11 dan Windows 12. Sistem ini mengontrol izin akses aplikasi dan menerapkan sandboxing ketat terhadap AI agent.

"Kami ingin menghadirkan kecerdasan tanpa batas ke setiap rumah dan meja kerja melalui Windows. RTX Spark merupakan langkah besar menuju visi tersebut," kata Satya Nadella, CEO Microsoft.

Laptop komersial berbasis RTX Spark dijadwalkan hadir pada musim gugur 2026.

>>> MediaTek dan NVIDIA Luncurkan Prosesor AI PC Windows Premium RTX Spark

Produsen global seperti Asus, Dell, HP, Lenovo, Microsoft Surface, dan MSI akan merilis perangkat dengan ketebalan 14 mm, bobot 1,36 kg, bodi aluminium aerospace-grade, dan layar OLED 14 hingga 16 inci.