Pelatih Inggris Thomas Tuchel menegaskan bahwa kekalahan dari Argentina di semifinal Piala Dunia 2026 membuat timnya menjadi pihak yang paling merasakan sakit.

Inggris harus mengubur mimpi lolos ke final setelah kalah dari Argentina. Usai kekalahan itu, Tuchel mendapat kritik dari berbagai pihak.

>>> Anwar Ibrahim: Dana Pensiun PNS Malaysia Rp852 M Jadi Korban eFishery

Menurut Tuchel, dari semua yang kecewa, pemain dan staf timnas Inggris lah yang paling merasakan sakit.

Rasa Sakit Itu Milik Kami

"Kami harus terus berjalan dengan kondisi ini. Ini adalah rasa sakit kami.

Ini rasa sakit saya, dan rasa sakit para pemain," kata Tuchel seperti dikutip dari Sky Sports.

"Kami adalah pihak yang paling merasakan sakit. Itu adalah luka yang kami bawa saat ini," ujarnya.

Tuchel mengakui kekalahan itu sangat menyakitkan, namun akan menjadi bagian penting dalam perjalanan Inggris.

>>> Fakta dan Alasan Jabar Wacanakan Aktifkan Kembali SPP Sekolah

"Ini adalah kekalahan yang sangat menyakitkan dan kami adalah yang menanggungnya. Bukan kritikus, bukan para ahli, juga bukan keluarga kami.

Kami yang harus menghadapinya," tegas Tuchel.

"Kami akan mengatasinya. Kami akan terbiasa dengannya.

Kami akan merespons dan hal itu akan dimulai pada laga nanti (lawan Prancis). Kami masih punya celah yang harus ditutup dan kami paham benar itu.

>>> 5 Bahasa Tubuh yang Bisa Jadi Tanda Seseorang Berbohong

Di situlah fokus kami ditempatkan," tutup Tuchel.