Pasar kripto pada Juni 2026 diperkirakan masih dipengaruhi dinamika ekonomi global dan perkembangan teknologi blockchain.

Meski Bitcoin dominan, sejumlah altcoin mulai menarik perhatian investor berkat narasi proyek yang kuat.

>>> Strategi Perbankan 2026: Perkuat CASA demi Tekan Biaya Dana yang Kian Mahal

Investor jangka panjang maupun trader harian mulai melirik proyek dengan potensi pertumbuhan tinggi. Namun, pemilihan altcoin tidak boleh hanya berdasarkan popularitas atau fluktuasi harga sesaat.

Indikator kunci meliputi keaktifan pengembangan proyek, tingkat adopsi teknologi, dan sektor yang sedang tren. Berikut lima altcoin potensial yang diprediksi menonjol pada Juni 2026.

Daftar Altcoin Potensial Juni 2026

  • Chainlink (LINK): Jaringan oracle yang menghubungkan blockchain dengan data dunia nyata, penting untuk sektor Real World Assets (RWA).
  • NEAR Protocol (NEAR): Blockchain Layer 1 dengan transaksi cepat dan biaya murah, juga aktif di bidang AI.
  • Ondo Finance (ONDO): Tokenisasi aset keuangan tradisional seperti obligasi ke dalam blockchain.
  • Sui (SUI): Blockchain Layer 1 generasi baru dengan skalabilitas tinggi dan kecepatan transaksi besar.
  • Bittensor (TAO): Jaringan terdesentralisasi yang menggabungkan AI dan blockchain untuk pengembangan model AI.

Kelima proyek ini mewakili sektor infrastruktur data, efisiensi transaksi, hingga integrasi AI.

Chainlink (LINK)

Chainlink berperan sebagai jaringan oracle yang memungkinkan akses data eksternal seperti harga pasar. Teknologi ini menjadi fondasi sektor RWA yang sedang naik daun.

Harga LINK sempat terkoreksi namun tetap menjadi aset dengan kapitalisasi besar. Adopsi tokenisasi oleh institusi diprediksi meningkatkan permintaan layanan Chainlink.

NEAR Protocol (NEAR)

NEAR Protocol dirancang untuk pengalaman pengguna yang lebih baik dengan transaksi instan dan biaya murah. Fokusnya adalah kemudahan akses bagi masyarakat luas.