Kinerja saham perbankan berkapitalisasi besar atau big banks di Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan pemulihan pada penutupan perdagangan Selasa, 2 Juni 2026.

Seluruh saham bank utama kompak mengakhiri hari di zona hijau setelah sebelumnya mengalami tekanan.

>>> VCT Pacific Stage 1 2026 Bergulir, 12 Tim Berebut Tiket ke Masters London

Berdasarkan data perdagangan, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 2,19% menjadi Rp 5.825 per saham.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melonjak 3,05% ke Rp 3.040 per saham.

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menguat 2,21% ke level Rp 4.170 per saham.

Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 1,62% menjadi Rp 3.760 per saham.

Penyebab Rebound dan Sentimen Pasar

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai penguatan ini wajar karena tekanan jual akibat rebalancing indeks MSCI telah berakhir.

Efektivitas rebalancing mulai berlaku pada 1 Juni 2026.

"Setelah momentum rebalancing MSCI selesai, tekanan jual mereda sehingga memicu technical rebound. Rata-rata harga saham perbankan saat ini sudah oversold," ujar Nafan kepada Kontan.

co. id.

Sentimen positif juga datang dari stabilitas likuiditas dan kebijakan moneter. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mempertahankan bunga penjaminan di level 3,50%, memberikan ketenangan bagi pasar.

Upaya Bank Indonesia menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui intervensi di pasar valuta asing menjadi katalis penting. Hal ini memperbaiki psikologis pelaku pasar terhadap sektor perbankan.

>>> Polisi Gadungan Gasak Puluhan Bungkus Rokok di Kulonprogo, Aksinya Terekam CCTV

Rekomendasi Saham BBCA

Untuk BBCA, Nafan melihat daya tarik jangka panjang yang kuat. Kekuatan dana murah (CASA) menjadi fondasi utama menjaga stabilitas pendapatan bunga.