Pergerakan besar terjadi di Bursa Efek Indonesia (BEI) menjelang penyesuaian indeks MSCI. Pada Jumat, 29 Mei 2026, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sekitar Rp8,51 triliun.

Perubahan ini mulai berlaku efektif pada 1 Juni 2026.

>>> PSG Pertahankan Gelar Juara Liga Champions 2026

Aksi jual besar-besaran tersebut mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ke zona merah. IHSG turun 0,05% ke level 6.127 pada akhir perdagangan bulan ini.

Tekanan pada IHSG

Kautsar Primadi Nurahmad, Sekretaris Perusahaan BEI, menyampaikan dalam siaran pers pada Minggu, 31 Mei 2026, bahwa investor asing membukukan jual bersih Rp8,51 triliun.

Sejak awal tahun, total jual bersih asing di pasar reguler mencapai Rp64,82 triliun.

>>> Buron! Ini Tampang dan Ciri-Ciri Pemilik New Zone Medan yang Paling Dicari 2026

Langkah ini membebani performa IHSG meskipun sempat menunjukkan tren positif. Rebalancing MSCI sering memicu volatilitas sementara, namun pelaku pasar tetap memantau dampak jangka panjangnya.

Penyesuaian indeks MSCI sejalan dengan strategi portofolio global untuk mengimbangi berbagai faktor pasar.

>>> Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

Faktor global seperti kondisi ekonomi Tiongkok dan pengembangan pengujian Ebola di Kongo turut mempengaruhi sentimen regional.