Presiden Prabowo Subianto merombak struktur kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Salah satu tokoh baru yang dipercaya adalah Agustina Arumsari, yang kini menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.

Agustina dilantik bersama Mayjen TNI Trenggono untuk memperkuat lembaga tersebut. Keduanya menggantikan Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya yang telah diberhentikan.

>>> Aturan Baru Konsolidasi Bank di RUU P2SK 2026 Resmi Berlaku, Ini Penjelasannya

Perubahan juga terjadi di posisi tertinggi BGN. Dadan Hindayana tidak lagi menjabat sebagai Kepala BGN, digantikan oleh Naniek S Deyang.

Latar Belakang Pendidikan dan Sertifikasi

Sebelum bertugas di BGN, Agustina Arumsari adalah pejabat karier di Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Ia memiliki rekam jejak panjang di lembaga pengawasan tersebut.

Agustina mengawali pendidikan tingginya di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).

Ia menyelesaikan Diploma Tiga (D3) pada tahun 1992, kemudian Diploma Empat (D4) pada tahun 1998 di kampus yang sama.

Ia kemudian menempuh Strata-2 (S2) di Universitas Indonesia (UI) bidang hukum. Gelar Magister Hukum (M.

H) diraihnya pada tahun 2014.

Agustina juga memiliki banyak sertifikasi profesional. Berikut daftar lengkapnya:

  • Certified Fraud Examiner (CFE) dan Certified Forensic Auditor (CFrA)
  • Chartered Accountant (CA) serta Qualified Internal Auditor (QIA)
  • Certified Government Chief Audit Executive (CGCAE) dan Certified Internal Audit Executive (CIAE)
  • Certified Risk Professional (CRP) serta Certified Risk Executive Leader (CREL)
  • Certified Government Risk Executive (CGRE) dan Fraud Risk Management Professional (FRMP)

Kepemilikan sertifikasi di bidang investigasi kecurangan, audit internal, dan manajemen risiko ini membuatnya sangat mumpuni. Keahliannya diharapkan membawa tata kelola yang transparan dan akuntabel di BGN.

Perjalanan Karier di BPKP

Karier Agustina di dunia pengawasan dimulai sebagai Asisten Pengawas Keuangan dan Pembangunan Madya di Perwakilan BPKP Provinsi Sumatra Barat.