Aktor Cakrawala Airawan, yang memerankan karakter Emran Syailendra dalam sinetron Istiqomah Cinta, membagikan perspektifnya tentang dinamika asmara.

Lewat perannya di SCTV, ia mendapat banyak pelajaran tentang menyikapi hubungan yang berakhir.

>>> FIFA Perluas Sanksi Gianluca Prestianni, Absen di Awal Piala Dunia 2026

Dalam sinetron tersebut, tokoh Emran digambarkan sebagai pria yang gigih memperjuangkan cinta lamanya kepada Khansa (Yasmin Napper). Karakter ini memiliki kepribadian kompleks dan pergolakan batin mendalam.

Kisah cinta Emran tidak sederhana.

Ia harus bersaing dengan Fatan (Arbani Yasiz) dan karakter baru Oscar (Teuku Ryan), yang menambah kerumitan konflik asmara.

Pelajaran Move On dari Cakrawala Airawan

Setelah lebih dari 100 episode memerankan Emran, Cakrawala mengaku memetik hikmah besar. Salah satu poin penting adalah urgensi untuk move on ketika hubungan telah berakhir.

Menurut Cakrawala, memilih untuk tidak terikat pada masa lalu adalah tindakan realistis. Ia menegaskan bahwa sikap ini bukan berarti rasa sayang hilang, melainkan keputusan bijaksana.

Ia yakin bahwa segala sesuatu yang dipaksakan, termasuk urusan perasaan, tidak akan memberikan hasil maksimal. Karena itu, Cakrawala lebih memilih meninggalkan kenangan pahit demi kebaikan diri sendiri.

Perbedaan Pandangan Cakrawala dengan Karakter Emran

Cakrawala memaparkan pandangan pribadinya dibandingkan karakter Emran. Ia secara tegas akan memilih move on jika berada di posisi Emran.

Menurutnya, memaksakan hubungan yang sudah tidak berjalan baik hanya akan berdampak buruk bagi semua pihak.

Meski berbeda pendapat dengan tokoh yang diperankannya, ia memahami bahwa Emran sulit melupakan Khansa karena pengalaman cinta mendalam.

Cakrawala juga menyoroti bahwa tindakan Emran kurang tepat karena mengejar wanita lain padahal sudah menjadi suami. Perbedaan mencolok ini menunjukkan bahwa memaksa tidak akan membawa kebahagiaan.