Kasus penemuan brankas berisi uang tunai dan emas batangan seberat 74 kilogram di sebuah rumah mewah di kawasan Sentul, Bogor, masih terus menjadi sorotan tajam publik dan media nasional. Awalnya, properti tersebut dikaitkan dengan eks Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Namun, perkembangan terbaru mengungkapkan plot twist yang mengejutkan: harta berharga tersebut ternyata bukan milik Febrie.
 
Lantas, siapa sebenarnya pemilik sah dari aset bernilai fantastis tersebut, dan mengapa bisa disimpan di rumah yang selama ini diasosiasikan dengan nama besar mantan pejabat kejaksaan tersebut? Simak ulasan mendalam dan fakta lengkap di balik temuan yang menggemparkan ini.
 

Kronologi Hunian: Rumah Sentul Sudah 10 Tahun Tidak Dihuni Febrie

Fakta pertama yang mencuat ke permukaan adalah status hunian dari rumah mewah di Sentul tersebut. Berdasarkan penelusuran lebih lanjut, properti yang menjadi lokasi penemuan brankas emas itu sejatinya sudah tidak dihuni oleh Febrie Adriansyah selama kurang lebih satu dekade atau 10 tahun terakhir.
 
Alih-alih menjadi tempat tinggal sang mantan pejabat, rumah tersebut justru dihuni dan dialihfungsikan oleh adik kelas Febrie, yang dikenal dengan nama Don Ritto. Pengalihan fungsi ini bukan sekadar wacana, melainkan telah berjalan secara sistematis dan terstruktur dalam kurun waktu yang cukup lama.
 
Keterangan ini diperkuat oleh pernyataan pengacara kondang Hotman Paris. Menurut Hotman, sejak tahun 2022, manajemen dan perawatan rumah tersebut telah sepenuhnya diserahkan kepada Don Ritto.
 
“Rumah di Sentul itu sejak 2022 housekeeping-nya sudah bukan Febrie yang bayar, karena sudah diberikan ke Don Ritto,” ungkap Hotman Paris, sebagaimana dikutip pada Sabtu, 18 Juli 2026.
 
Lebih lanjut, Hotman menegaskan bahwa seluruh beban operasional rumah, mulai dari pembayaran utilitas, perawatan bangunan, hingga gaji tenaga bantuan rumah tangga (ART), sepenuhnya ditanggung oleh Don Ritto. Hal ini secara tidak langsung mempertegas bahwa penguasaan dan tanggung jawab atas properti tersebut telah beralih tangan jauh sebelum kasus ini mencuat.