Misteri Emas 74 Kg di Rumah Sentul Terungkap: Bukan Milik Febrie Adriansyah, Ini Fakta Lengkap dan Keterkaitan Yayasan Don Ritto
Ukuran Teks
Alih Fungsi Menjadi Kantor Yayasan dan Pembangunan Brankas
Penggunaan rumah tersebut oleh Don Ritto bukanlah untuk kepentingan pribadi semata. Kuasa hukum Don Ritto, Handika Honggowongso, memberikan klarifikasi tegas mengenai status properti itu. Ia membenarkan bahwa sejak tahun 2022, rumah di kawasan Sentul tersebut telah resmi digunakan oleh kliennya sebagai kantor operasional sebuah yayasan.
Yayasan yang dikelola oleh Don Ritto ini diketahui bergerak di bidang dakwah dan pendidikan Islam. Sebagai konsekuensi dari aktivitas operasional yang melibatkan berbagai aset berharga, Don Ritto sempat mengajukan permohonan izin untuk membangun sebuah brankas di dalam properti tersebut.
“Fungsinya buat apa (brankas)? Untuk menaruh barang-barang berharga karena di situ nanti banyak aktivitas operasional yayasan,” ujar Handika Honggowongso, memberikan penjelasan logis atas keberadaan brankas mewah di dalam rumah tersebut.
Pernyataan ini mencoba meluruskan persepsi publik yang mungkin mengaitkan keberadaan brankas tersebut dengan aktivitas yang mencurigakan atau penyalahgunaan wewenang oleh pemilik sebelumnya. Menurut pihak Don Ritto, brankas tersebut adalah fasilitas pendukung yang wajar untuk sebuah lembaga yang mengelola aset dalam skala besar.
Klarifikasi Tegas: Emas 74 Kg dan Valas Adalah Aset Yayasan
Menjawab pertanyaan paling krusial dari publik mengenai asal-usul emas batangan seberat 74 kg serta sejumlah mata uang asing (valas) yang ditemukan penyidik di dalam brankas, Handika Honggowongso tidak mengelak. Ia secara terbuka membenarkan bahwa seluruh temuan tersebut merupakan aset milik yayasan yang dikelola oleh Don Ritto.
Aset yang disimpan dalam bentuk fisik emas batangan, Dolar Singapura (SGD), dan Dolar Amerika Serikat (USD) ini diklaim memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas dan operasional yayasan di bidang dakwah dan pendidikan Islam.
Meski demikian, Handika mengakui bahwa ia belum bersedia menjelaskan secara rinci asal-usul perolehan aset tersebut maupun identitas pihak-pihak yang menyerahkan aset itu kepada yayasan. Sikap hati-hati ini diambil untuk menjaga integritas proses hukum yang sedang berjalan.
“Nah, kenapa kok disimpan dalam bentuk emas? Kenapa disimpan dalam bentuk Dolar Singapura? Kenapa disimpan dalam bentuk Dolar Amerika? Pada saatnya kami akan jelaskan setelah para pihak yang berkontribusi itu diperiksa oleh penyidik Jampidsus disertai segala dengan semua bukti-bukti yang kuat, yang sahih, dan relevan,” tandas Handika dengan tegas.
Ia menambahkan bahwa pihaknya tidak ingin mendahului proses penyelidikan atau memberikan narasi yang belum terverifikasi secara hukum. Langkah ini dinilai sebagai strategi hukum yang tepat untuk memastikan bahwa setiap penjelasan yang diberikan kepada publik memiliki dasar pembuktian yang tidak dapat dibantah.
Editor: Hasyim Wijaya
Update Terbaru
Ironis! Surface Laptop Baru Microsoft Malah Membuktikan RAM 8 GB Bukan Lagi Pilihan Ideal
Sabtu / 18-07-2026, 12:19 WIB
Pencarian Diperketat untuk Influencer TikTok Hilang Kamar Williams
Sabtu / 18-07-2026, 12:01 WIB
Carter Jensen Pukul Walk-Off Single, Royals Kalahkan Padres 7-6
Sabtu / 18-07-2026, 12:00 WIB
Penuhi Kebutuhan BBM di Medan, Elnusa Petrofin Tambah Armada dan Personel
Sabtu / 18-07-2026, 12:00 WIB
Ketum Gibranisti Siap Jor-joran Selidiki Ijazah S3 Roy Suryo
Sabtu / 18-07-2026, 12:00 WIB
Hailey Bieber Rilis Jeans Bareng GAP, Cocok untuk Tampil Santai Tapi Stylish
Sabtu / 18-07-2026, 12:00 WIB
Detroit Tigers Kalahkan Los Angeles Angels Lewat Comeback Inning Kesembilan
Sabtu / 18-07-2026, 11:59 WIB
Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.749 Triliun, Naik Hampir 4 Persen dalam Sepekan
Sabtu / 18-07-2026, 11:58 WIB
Disertasi Roy Suryo Baru Diunggah 13 Juli, Pakar: Oknum UNJ Panik
Sabtu / 18-07-2026, 11:58 WIB
Millie Bobby Brown Buka Suara soal Proses Adopsi Anak Perempuannya
Sabtu / 18-07-2026, 11:57 WIB
Ike Barinholtz Sindir Trump Terkait Wabah Diare di AS
Sabtu / 18-07-2026, 11:56 WIB
Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United
Sabtu / 18-07-2026, 11:56 WIB
Tuchel: Kami yang Paling Sakit Usai Inggris Tersingkir
Sabtu / 18-07-2026, 11:56 WIB







