Statistik ini dinilai belum sepenuhnya mencerminkan ketajaman luar biasa yang biasa ia tunjukkan saat membela klub.

Kebangkitan Pasca Piala Dunia Qatar

Turnamen di Qatar pada tahun 2022 semula digadang-gadang menjadi akhir dari perjalanan internasional Ronaldo.

>>> Erling Haaland Pikul Harapan Norwegia di Piala Dunia 2026

Terlebih lagi, saat itu ia datang dengan situasi pelik setelah berpisah dari klubnya dan sempat kehilangan posisi starter di bawah asuhan pelatih Fernando Santos.

Situasi tersebut berubah total setelah posisi kepelatihan diambil alih oleh Roberto Martinez.

Di bawah nakhoda baru, Ronaldo kembali mendapatkan peran sentral di dalam skuad, meskipun Portugal kini dihuni talenta muda berbakat seperti Vitinha, Joao Neves, Bruno Fernandes, dan Nuno Mendes.

Kepercayaan diri Portugal kini tengah melambung tinggi.

Setelah tersisih di babak perempat final Euro 2024, mereka berhasil bangkit dan merengkuh gelar juara UEFA Nations League dengan menumbangkan Spanyol.

Martinez menegaskan bahwa kapten timnya tersebut masih memegang pengaruh yang sangat masif di lapangan.

Statistik mencatat sang penyerang mampu menggelontorkan 25 gol dari 30 laga di bawah arahannya, yang menjadi rasio performa terbaik Ronaldo bersama tim nasional.

"Dia sangat bagus dalam pergerakan tanpa bola, membuka ruang, dan memecah konsentrasi lini pertahanan lawan," kata Martinez kepada Reuters pada Mei lalu.

Martinez juga memuji determinasi tinggi yang terus ditunjukkan oleh sang pemain di usianya yang sudah tidak muda lagi.

"Bahkan setelah memenangkan segalanya, dia masih memiliki rasa lapar seperti seseorang yang belum pernah meraih gelar," ujar Martinez.

Mengejar Tarian Terakhir

Ajang global tahun 2026 ini dipandang sebagai kesempatan pemungkas bagi Ronaldo demi mengangkat trofi yang paling ia dambakan.

Meski begitu, sepanjang karier profesionalnya, Ronaldo berulang kali membuktikan sanggup mematahkan prediksi dan melewati batas usia atlet pada umumnya.

>>> John Herdman Ungkap Alasan Panggil Rayhan Hannan ke Timnas Indonesia

Walaupun banyak pihak menilai turnamen ini akan menjadi tarian terakhirnya, rekam jejak menunjukkan sang megabintang selalu memiliki cara untuk menghadirkan kejutan besar bagi dunia sepak bola.