Erling Haaland memikul ekspektasi besar dari negaranya saat bersiap tampil pertama kali di Piala Dunia 2026.

Kehadiran sang penyerang andalan menyudahi masa penantian panjang Norwegia yang telah absen selama 28 tahun dari turnamen sepak bola terakbar tersebut.

>>> John Herdman Ungkap Alasan Panggil Rayhan Hannan ke Timnas Indonesia

Ekspektasi terhadap juru gedor berusia 25 tahun itu sangat tinggi setelah ia membangun reputasi sebagai mesin gol mematikan.

Norwegia berhasil mengamankan tiket menuju putaran final Piala Dunia untuk pertama kali sejak 1998 berkat performa memukau sepanjang babak kualifikasi.

Haaland menorehkan catatan luar biasa dengan membukukan 16 gol dari total delapan pertandingan yang ia jalani.

Raihan tersebut menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak di kualifikasi zona Eropa, mengungguli Harry Kane, Marko Arnautovic, dan Memphis Depay yang masing-masing mengoleksi delapan gol.

Keberhasilan menembus putaran final menjadi momentum penting bagi deretan pemain yang kerap dijuluki "generasi emas" Norwegia setelah berulang kali gagal pada kualifikasi turnamen besar.

Dalam pengundian grup Piala Dunia 2026, Norwegia masuk ke dalam Grup I bersama Prancis yang merupakan finalis Piala Dunia 2022, serta Senegal dan Irak.

Walaupun Prancis menjadi tim yang lebih diunggulkan, keberadaan Haaland membuat kekuatan skuad Norwegia tidak dapat diremehkan oleh tim lawan.

Pemain depan milik klub Manchester City tersebut tidak pernah menutupi ambisi besarnya untuk membawa tim nasional bersaing pada level tertinggi internasional.

"Sejak menjalani debut internasional pada 2019, tujuan terbesar saya adalah membawa Norwegia ke Piala Dunia dan Piala Eropa," ujar Haaland kepada media Inggris bulan lalu.

>>> Mees Hilgers Ikuti Latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya