Sebelum diizinkan berlayar dari Rotterdam menuju Vlissingen, kapal ini harus melewati prosedur disinfeksi yang sangat ketat.

Dinas Kesehatan Masyarakat Belanda (GGD) mewajibkan pembersihan total untuk memastikan tidak ada sisa virus yang tertinggal.

Berdasarkan hasil inspeksi akhir pada 29 Mei 2026, tim ahli menyatakan bahwa seluruh proses dekontaminasi telah sesuai prosedur.

GGD menegaskan bahwa saat ini sudah tidak ada lagi risiko kesehatan bagi publik maupun penumpang di kapal tersebut.

Ringkasan status keamanan kapal pasca-inspeksi medis:

  • Kondisi Higienitas: Dinyatakan 100% aman dari risiko biologis
  • Status Inspeksi GGD: Selesai dan disetujui pada 29 Mei 2026
  • Izin Operasional: Resmi diterbitkan untuk jadwal 13 Juni 2026

Kapal telah memenuhi standar kesehatan internasional sebelum diizinkan mengangkut wisatawan kembali.

Penanganan Kru dan Penumpang Terdampak

Pihak manajemen mengambil langkah tegas dengan memulangkan seluruh kru yang bertugas saat wabah terjadi untuk memastikan pemulihan total.

Kapten Jan Dobrogowski bahkan harus dievakuasi menggunakan transportasi medis khusus menuju Polandia.

Sementara itu, staf yang berasal dari Belanda diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah mereka masing-masing.

Langkah ini diambil untuk mencegah adanya potensi penyebaran virus di lingkungan tempat tinggal kru.

Karantina ketat juga diterapkan oleh Badan Keamanan Kesehatan Inggris terhadap 22 penumpang asal Inggris dan Asia.

Mereka sempat ditempatkan di Rumah Sakit Arrowe Park untuk mendapatkan pengawasan medis yang intensif.

Hingga akhir Mei, sebagian besar dari mereka telah diizinkan pulang namun tetap diwajibkan menyelesaikan masa isolasi selama 45 hari.

Prosedur panjang ini dilakukan demi menjamin bahwa virus benar-benar tidak akan menyebar ke komunitas lokal.

>>> Mandiri Inhealth Ganti Logo Baru 2026, Resmi Perkuat Sinergi Layanan Grup

>>> Ikuti Debat TCF 2026, Menangkan Buku DDTC Gratis

>>> Cara Cek Bansos BPNT 2026 Pakai NIK KTP, Cek Nama Anda Resmi Cair Lewat HP