Data di atas memperlihatkan bahwa minat investor asing tersebar di berbagai sektor, mulai dari petrokimia, pertambangan, hingga perbankan blue chip.

Fokus pembelian ini memberikan sentimen positif bagi stabilitas harga saham-saham terkait.

Saham yang Paling Banyak Dilepas Asing

Di sisi lain, terdapat beberapa saham yang mengalami tekanan jual cukup besar oleh investor asing pada periode yang sama.

Sektor otomotif dan infrastruktur energi terpantau menjadi area pelepasan aset yang paling signifikan.

Daftar saham dengan nilai penjualan bersih terbesar oleh asing dirangkum sebagai berikut:

  • ASII (Astra International): Volume penjualan 24,8 juta saham, estimasi nilai jual Rp120,6 miliar.
  • BRPT (Barito Pacific): Volume penjualan 37,8 juta saham, estimasi nilai jual Rp77,1 miliar.
  • PTRO (Petrosea): Volume penjualan 13,8 juta saham, estimasi nilai jual Rp69,2 miliar.
  • BREN (Barito Renewables): Volume penjualan 15,6 juta saham, estimasi nilai jual Rp64,2 miliar.
  • BUVA (Bukit Uluwatu Villa): Volume penjualan 77,7 juta saham, estimasi nilai jual Rp64,1 miliar.
  • AADI (Adaro Andalan): Volume penjualan 5,6 juta saham, estimasi nilai jual Rp46,7 miliar.
  • TLKM (Telkom Indonesia): Volume penjualan 10,9 juta saham, estimasi nilai jual Rp32,2 miliar.

PT Astra International Tbk (ASII) menempati urutan teratas sebagai saham yang paling banyak dilepas. Tekanan jual juga dirasakan oleh emiten di bawah grup Barito seperti BRPT dan BREN.

Selain daftar di atas, investor asing juga terlihat mengurangi posisi pada sektor perbankan dan alat berat.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mencatat penjualan Rp30,9 miliar, disusul PT United Tractors Tbk (UNTR) dengan nilai Rp29,0 miliar.

Secara keseluruhan, pasar tetap menunjukkan resiliensi yang kuat meskipun terjadi aksi profit taking pada beberapa saham tertentu.

>>> Claude vs ChatGPT 2026: Perbandingan Lengkap dan Mana yang Lebih Unggul

Penguatan IHSG di level 1,49 persen memberikan sinyal optimisme bagi pelaku pasar untuk menghadapi sesi perdagangan selanjutnya.