IHSG Sesi I 2026 Melesat, Asing Borong Deretan Saham Blue Chip
Data di atas memperlihatkan bahwa minat investor asing tersebar di berbagai sektor, mulai dari petrokimia, pertambangan, hingga perbankan blue chip.
Fokus pembelian ini memberikan sentimen positif bagi stabilitas harga saham-saham terkait.
Saham yang Paling Banyak Dilepas Asing
Di sisi lain, terdapat beberapa saham yang mengalami tekanan jual cukup besar oleh investor asing pada periode yang sama.
Sektor otomotif dan infrastruktur energi terpantau menjadi area pelepasan aset yang paling signifikan.
Daftar saham dengan nilai penjualan bersih terbesar oleh asing dirangkum sebagai berikut:
- ASII (Astra International): Volume penjualan 24,8 juta saham, estimasi nilai jual Rp120,6 miliar.
- BRPT (Barito Pacific): Volume penjualan 37,8 juta saham, estimasi nilai jual Rp77,1 miliar.
- PTRO (Petrosea): Volume penjualan 13,8 juta saham, estimasi nilai jual Rp69,2 miliar.
- BREN (Barito Renewables): Volume penjualan 15,6 juta saham, estimasi nilai jual Rp64,2 miliar.
- BUVA (Bukit Uluwatu Villa): Volume penjualan 77,7 juta saham, estimasi nilai jual Rp64,1 miliar.
- AADI (Adaro Andalan): Volume penjualan 5,6 juta saham, estimasi nilai jual Rp46,7 miliar.
- TLKM (Telkom Indonesia): Volume penjualan 10,9 juta saham, estimasi nilai jual Rp32,2 miliar.
PT Astra International Tbk (ASII) menempati urutan teratas sebagai saham yang paling banyak dilepas. Tekanan jual juga dirasakan oleh emiten di bawah grup Barito seperti BRPT dan BREN.
Selain daftar di atas, investor asing juga terlihat mengurangi posisi pada sektor perbankan dan alat berat.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mencatat penjualan Rp30,9 miliar, disusul PT United Tractors Tbk (UNTR) dengan nilai Rp29,0 miliar.
Secara keseluruhan, pasar tetap menunjukkan resiliensi yang kuat meskipun terjadi aksi profit taking pada beberapa saham tertentu.
>>> Claude vs ChatGPT 2026: Perbandingan Lengkap dan Mana yang Lebih Unggul
Penguatan IHSG di level 1,49 persen memberikan sinyal optimisme bagi pelaku pasar untuk menghadapi sesi perdagangan selanjutnya.
Update Terbaru
Israel Bangun Penjara dengan Parit Berisi Buaya untuk Tahanan Palestina
Jumat / 17-07-2026, 20:42 WIB
BGN Akui Masih Punya Utang MBG ke Pihak Ketiga Rp1,6 Triliun
Jumat / 17-07-2026, 20:42 WIB
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Kawal Distribusi BBM
Jumat / 17-07-2026, 20:42 WIB
Viral Mal di Surabaya Pasang Pagar, Ini Penjelasan Pengelola
Jumat / 17-07-2026, 20:42 WIB
Semifinal SEA V Cup 2026: Timnas Voli Indonesia Hadapi Vietnam
Jumat / 17-07-2026, 20:42 WIB
Amazon Ganti Pemeran Utama Serial God of War Usai Cedera Parah
Jumat / 17-07-2026, 20:38 WIB
AHM Tanggapi Keluhan Vario Evo 160 Rembes Usai Sehari Dipakai
Jumat / 17-07-2026, 20:38 WIB
Tinggi Anak Tak Kunjung Naik? Coba Cek Kualitas Tidurnya
Jumat / 17-07-2026, 20:38 WIB
Belajar Geologi dan Sejarah Bumi di Museum Geologi Bandung
Jumat / 17-07-2026, 20:35 WIB
Bank Mandiri Dorong Ekonomi Sirkular di Road to INACRAFT Festival 2026
Jumat / 17-07-2026, 20:35 WIB
STY Pastikan Persija Turunkan Skuad EPA di Piala Presiden 2026
Jumat / 17-07-2026, 20:35 WIB
OJK Cabut Izin Usaha BPRS Hasanah Mandiri Depok, Likuidasi Ditangani LPS
Jumat / 17-07-2026, 20:35 WIB
Maxim Klaim Pendapatan Mitra Naik 5% Setelah Komisi Dipangkas Jadi 8%
Jumat / 17-07-2026, 20:35 WIB
Cucurella Berjanji Tato Wajah De la Fuente Jika Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Jumat / 17-07-2026, 20:35 WIB







