Sanksi Cabut KJP Pelaku Tawuran, Dosen Hukum: Anak Makin Malas Sekolah di 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan mengambil langkah tegas terhadap pelajar yang terlibat tawuran.
Sanksi yang diberikan berupa pencabutan bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus bagi siswa yang terbukti melanggar.
>>> Peternak Blitar Bagi Telur Gratis Protes Harga Anjlok
Pada tahun 2023, tercatat sebanyak 163 pelajar kehilangan hak bantuan pendidikan akibat terlibat aksi tawuran.
KJP Plus sendiri merupakan program strategis untuk membantu anak-anak dari keluarga tidak mampu agar tetap bisa menempuh pendidikan.
Melalui program ini, siswa mendapatkan bantuan dana bulanan serta tambahan dana untuk biaya SPP bagi yang bersekolah di institusi swasta.
Namun, efektivitas pencabutan bantuan ini sebagai hukuman mulai dipertanyakan oleh sejumlah pengamat pendidikan dan ahli hukum.
Analisis Dampak Pencabutan KJP Bagi Siswa
Menanggapi kebijakan ini, Prof Heru Susetyo, Dosen Hukum, Masyarakat, dan Studi Pembangunan di Universitas Indonesia, memberikan pandangannya.
Ia menilai bahwa sanksi pencabutan KJP cenderung kontraproduktif terhadap masa depan anak.
Menurut Prof Heru, fenomena tawuran antar pelajar memiliki akar permasalahan yang kompleks dan tidak bisa diselesaikan hanya dengan mencabut bantuan dana.
Ia menjelaskan bahwa kemiskinan menjadi salah satu faktor utama yang mendorong perilaku menyimpang tersebut.
Faktor utama penyebab pelajar terlibat tawuran menurut pengamatan Prof Heru meliputi faktor ekonomi, kurangnya ikatan keluarga, keterbatasan lingkungan, dan pengaruh media sosial.
Banyak pelaku tawuran berasal dari kalangan menengah ke bawah dan merasa tidak memiliki kegiatan produktif.
Penjelasan tersebut disampaikan Prof Heru kepada tim detikEdu pada Senin, 30 Maret 2026. Ia sangat menyayangkan jika bantuan pendidikan harus dihentikan sepenuhnya bagi para pelaku tawuran.
Kekhawatiran Meningkatnya Angka Putus Sekolah
Update Terbaru
The Witcher 3 Salip Skyrim dalam Penjualan Meski Rilis Lebih Awal
Sabtu / 18-07-2026, 00:22 WIB
Pemain Assassin's Creed Black Flag Resynced Hancurkan Perburuan Harta Karun Ubisoft dengan Keberuntungan Gila
Sabtu / 18-07-2026, 00:22 WIB
Let's Play Webcomic Season 4 Kembali 22 Juli di Tapas
Sabtu / 18-07-2026, 00:22 WIB
Informasi Baru Sekuel Fate/kaleid liner Prisma Illya Akan Diungkap 20 Juli
Sabtu / 18-07-2026, 00:21 WIB
Kurangnya Keberagaman dalam Film Terbaru Langkah Mundur
Sabtu / 18-07-2026, 00:21 WIB
Andy Burnham Resmi Pimpin Partai Buruh, Hadapi Tantangan Besar
Sabtu / 18-07-2026, 00:21 WIB
5 Sepeda Listrik Roda Tiga Aman dan Nyaman untuk Ibu-ibu
Sabtu / 18-07-2026, 00:20 WIB
Liburan Keluarga Seru: Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Indonesia
Sabtu / 18-07-2026, 00:19 WIB
Samsung Galaxy Ring: Cincin Pintar Tanpa Biaya Langganan untuk Pengguna Android
Sabtu / 18-07-2026, 00:19 WIB
Indonesia Resmi Punya Radar GCI Pertama, Jangkauan Deteksi Capai 515 Kilometer
Jumat / 17-07-2026, 23:42 WIB
Prabowo Bocorkan Indonesia Segera Luncurkan Kendaraan Listrik Nasional
Jumat / 17-07-2026, 23:42 WIB
Indonesia Terima Enam Jet Latih T-50i Tambahan dari Korea Selatan
Jumat / 17-07-2026, 23:38 WIB
Indonesia Jadi Pendiri WAICO, Target Manfaat Ekonomi AI US$400 Miliar
Jumat / 17-07-2026, 23:38 WIB
Australia Pimpin Dunia dalam Tenaga Surya per Rumah Tangga, Bukan karena Sinar Matahari
Jumat / 17-07-2026, 23:38 WIB







