Peringatan Hari Pancasila pada 1 Juni 2026 diwarnai perbincangan di media sosial setelah akun BRIN Indonesia mengunggah ilustrasi bertema Garuda Pancasila yang diduga dibuat menggunakan kecerdasan buatan atau AI.

Unggahan tersebut menuai kritik karena bentuk Garuda yang ditampilkan dinilai tidak mengikuti ketentuan resmi lambang negara. Perdebatan muncul setelah tangkapan layar unggahan itu beredar luas di platform X.

Salah satu akun yang menyoroti hal tersebut adalah @senogp. Pada unggahan yang dibagikan pada 1 Juni 2026, akun tersebut menampilkan tangkapan layar ucapan Hari Pancasila dari BRIN Indonesia dan menyampaikan kritik terhadap penggunaan AI dalam pembuatan gambar.

"Makanya apa-apa jangan pakai AI anyink, mabok kan lu kaya wapres lu," tulisnya.

Perhatian warganet tertuju pada detail visual Garuda yang dianggap berbeda dari lambang resmi. Beberapa pengguna menilai jumlah bulu pada sayap dan ekor tidak sesuai dengan kaidah yang selama ini menjadi bagian dari filosofi lambang Garuda Pancasila.

Unggahan yang mengkritik ilustrasi tersebut kemudian ramai diperbincangkan dan telah dilihat lebih dari 21 ribu pengguna X.

>>> Polda Jateng Tetapkan Mantan Istri Reza Smash sebagai Tersangka Kasus Penipuan Daring

Sejumlah akun ikut memberikan tanggapan. Akun @txttransportasi menyoroti susunan bulu pada sayap dan ekor yang dinilai tidak sesuai.

"Lah kok bulu-bulu di sayap dan ekornya kurang, nggak sesuai kaidah," tulis akun tersebut.

Sementara itu, akun @muhelmyyahya mengajak pengguna lain memeriksa jumlah bulu yang terdapat pada ilustrasi Garuda.

"Coba hitung apakah benar itu bulu, sayap dan ekornya jumlahnya 17, 8, 45," tulisnya.

Kritik lain datang dari akun @dmwsdq yang menilai penggunaan AI tetap membutuhkan proses pengecekan sebelum hasilnya dipublikasikan.

"Contoh kasus di mana pakai AI malah lebih ribet soalnya mesti verifikasi 'Bener nggak ini hasil generatenya' dan nggak bisa berlindung di balik 'padahal sudah ngambil dari sumber resmi'," tulis akun tersebut.

Di tengah ramainya perbincangan, unggahan ucapan Hari Pancasila dari akun BRIN Indonesia yang menjadi sorotan itu diketahui telah dihapus.