Waktu pemberian pakan untuk ayam petelur:

  • Pukul 06.00 pagi hari.
  • Pukul 12.00 siang hari.
  • Pukul 17.00 sore hari.

Pakan harus kaya kalsium sekitar 3,25% untuk pembentukan cangkang kuat. Kadar protein 16,5% dengan energi metabolis 2.800 kkal/kg.

Keteraturan jadwal makan sangat memengaruhi produktivitas telur dan kesehatan induk.

Pentingnya Manajemen Pakan yang Konsisten

Pakan merupakan komponen biaya terbesar dalam usaha peternakan, mencapai 60–70% dari total biaya. Efisiensi pemberian pakan harus diperhatikan setiap peternak.

Pada sistem intensif maupun semi intensif, ayam sepenuhnya bergantung pada pakan yang disediakan peternak. Ketepatan waktu dan kualitas pakan sangat memengaruhi performa keseluruhan, termasuk keseragaman bobot badan.

Metode pemberian pakan secara bertahap namun sering lebih efektif untuk menjaga pakan tetap segar, meningkatkan nafsu makan, serta memastikan pertumbuhan lebih cepat dan merata.

Strategi Pendukung untuk Keseragaman Pertumbuhan

Selain jadwal tertib, ada langkah tambahan agar seluruh populasi ayam tumbuh dengan ukuran sama. Strategi ini membantu manajemen kandang yang lebih profesional.

  • Berikan pakan secara bertahap: hindari jumlah terlalu besar sekaligus agar pakan tidak terbuang dan tetap segar.
  • Akses air minum tanpa batas: pastikan wadah air selalu terisi penuh karena kekurangan air menurunkan nafsu makan.
  • Lakukan sortir atau pemisahan: pisahkan ayam yang tubuhnya jauh lebih kecil ke sekat khusus agar bisa makan tanpa berebut.
  • Kecukupan tempat makan: sesuaikan jumlah tempat makan dengan populasi agar tidak terjadi penumpukan atau dominasi.
  • Monitoring berat badan: lakukan penimbangan sampel ayam setiap minggu untuk mengevaluasi pertumbuhan.

Pencatatan data bobot badan secara rutin merupakan indikator paling valid. Dengan data akurat, peternak bisa segera melakukan koreksi jika terjadi penurunan tren pertumbuhan.