Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada akhir pekan lalu, tepat sebelum masa libur panjang.

Pada penutupan Jumat (21/5/2026), IHSG turun 0,05% ke level 6.127,38. Sepanjang hari, indeks sempat bergerak di zona hijau.

>>> 5 Tanda Harga Produk Anda Salah, Ini Cara Terbaru Menentukan Margin di 2026

Pekan tersebut hanya memiliki tiga hari perdagangan aktif karena libur Hari Raya dan Cuti Bersama Idul Adha.

IHSG hanya mampu menguat sekali, yaitu pada Selasa sebelum libur dimulai.

Arus Keluar Modal Asing

Menjelang libur Hari Lahir Pancasila, investor asing melakukan aksi jual besar-besaran.

Total penjualan bersih (net sell) mencapai Rp8,52 triliun di seluruh pasar saham Indonesia.

Transaksi di pasar reguler mendominasi dengan nilai Rp8,36 triliun. Sisanya terjadi di pasar negosiasi dan tunai.

>>> Cara Cek Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan 2026 dan Panduan Cair Cepat Tanpa Ribet

Meski arus keluar besar, beberapa emiten justru menjadi incaran investor asing.

Daftar Saham yang Diborong Asing

Berikut 10 saham dengan akumulasi beli bersih (net buy) terbesar oleh investor asing pada akhir pekan lalu:

  • Astra International Tbk. (ASII) – Rp136,83 miliar
  • GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) – Rp95,64 miliar
  • United Tractors Tbk. (UNTR) – Rp85,23 miliar
  • Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) – Rp79,39 miliar
  • Vale Indonesia Tbk. (INCO) – Rp77,85 miliar
  • Timah Tbk. (TINS) – Rp50,43 miliar
  • Petrosea Tbk. (PTRO) – Rp30,87 miliar
  • Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU) – Rp24,58 miliar
  • Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) – Rp22,85 miliar
  • Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) – Rp22,78 miliar

Data ini menunjukkan saham sektor otomotif, teknologi, dan komoditas tambang masih diminati investor asing.

ASII menjadi yang paling banyak diburu dengan nilai pembelian mencapai ratusan miliar rupiah.

Selain otomotif, saham teknologi seperti GOTO dan sektor energi pertambangan juga menjadi saran.

>>> 25 Inspirasi Nama Bayi Perempuan Bahasa Yunani yang Cantik dan Paling Banyak Dicari 2026

Fenomena beli bersih di tengah tekanan pasar mencerminkan strategi selektif investor luar negeri terhadap saham potensial di Indonesia.