Mathew Baker Resmi Perkuat Timnas Indonesia U-19 di Semifinal Piala AFF 2026
Lini pertahanan Timnas Indonesia U-19 mendapat tambahan amunisi berharga jelang semifinal Piala AFF U-19 2026.
Mathew Baker, bek muda yang tengah naik daun, telah dikonfirmasi akan bergabung memperkuat skuad asuhan Nova Arianto.
Keputusan ini diambil untuk menyelaraskan jadwal Baker yang harus membela tim nasional senior terlebih dahulu.
Langkah taktis ini memungkinkan sang pemain tetap berkontribusi bagi Garuda Muda meski absen di fase grup.
Agenda Bersama Tim Senior
Sebelum terbang ke Indonesia, Baker dijadwalkan merampungkan tugasnya di bawah arahan pelatih senior John Herdman. Pemain berusia 17 tahun ini dipanggil untuk dua pertandingan FIFA Match Day.
Agenda internasional tersebut mengharuskan Baker melakoni laga melawan Oman dan Mozambik pada awal Juni.
Meski melewatkan laga pembuka di level kelompok umur, kehadirannya di semifinal diprediksi memberikan dampak besar.
Pengalaman internasional Baker dianggap sebagai elemen vital yang dibutuhkan tim saat memasuki fase gugur. Staf kepelatihan menilai kualitas individunya diperlukan untuk memperkokoh benteng pertahanan.
Konfirmasi Pelatih Nova Arianto
Pelatih kepala Timnas U-19 Indonesia, Nova Arianto, memberikan klarifikasi resmi mengenai status Baker. Penjelasan ini sekaligus mengakhiri berbagai spekulasi yang berkembang.
"Betul, Baker akan bergabung dengan timnas U-19 mulai babak semifinal," ungkap Nova saat dikonfirmasi awak media ANTARA di Jakarta pada Senin.
Nova menegaskan tidak akan menghapus nama Baker dari daftar resmi pemain. Absennya sang pemain di seluruh pertandingan babak penyisihan grup tidak mengurangi kepercayaan tim pelatih.
Keputusan strategis tim kepelatihan mengenai kuota pemain:
- Tim pelatih memilih tetap mengosongkan satu slot pemain bertahan khusus untuk Baker.
- Nova Arianto secara tegas tidak mencari atau memanggil pengganti sementara.
- Fokus utama memastikan Baker tetap masuk dalam skema jangka panjang meski bergabung terlambat.
- Kualitas individu Baker dianggap sulit digantikan pemain lain dalam sistem pertahanan yang dirancang.
Update Terbaru
Panduan Bergabung dengan 29 Negara dalam Organisasi Kerja Sama AI Dunia 2026
Jumat / 17-07-2026, 22:03 WIB
Kontes Mirip Jude Bellingham Digelar, Pemenangnya Bikin Heboh Suporter Bola
Jumat / 17-07-2026, 21:56 WIB
Membangun Tenaga Kerja Karbon Biru Indonesia
Jumat / 17-07-2026, 21:48 WIB
Putri Kembar Diddy Puji Sang Ayah: Dia Ayah yang Luar Biasa
Jumat / 17-07-2026, 21:48 WIB
Craig Melvin dan Al Roker Dapatkan Perintah Perlindungan dari Pengintai 'Today'
Jumat / 17-07-2026, 21:43 WIB
Daftar Tim Super League Paling Banyak Rekrut Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Jumat / 17-07-2026, 21:42 WIB
Dua Mahasiswa Indonesia Bawa Isu Kesehatan Mental Lewat Sepak Bola ke Markas PBB
Jumat / 17-07-2026, 21:42 WIB
Media Israel Gaduh Anwar Ibrahim Ancam Usir Warga Israel dari Malaysia
Jumat / 17-07-2026, 21:42 WIB
Prabowo Ungkap Peremajaan Tebu Mandek 12 Tahun, Target Rampung 2 Tahun
Jumat / 17-07-2026, 21:42 WIB
Detik-detik Kecelakaan Maut di Sibolangit Sumut, Diduga Rem Blong
Jumat / 17-07-2026, 21:42 WIB
Respons Ancaman Houthi, Saudi Mau Genjot Operasi Militer di Yaman
Jumat / 17-07-2026, 21:42 WIB
Lim Chang Jung Ungkap Momen Pahit di Puncak Karier: Penonton Meninggalkan Tempat Saat Ia Bernyanyi
Jumat / 17-07-2026, 21:38 WIB
BSKDN Ajak Mahasiswa KKN Uncen Kembangkan Inovasi Berbasis Kearifan Lokal
Jumat / 17-07-2026, 21:38 WIB
Pertamina Ungkap Penyebab Antrean BBM di Medan
Jumat / 17-07-2026, 21:38 WIB







