BFI Finance Pastikan Utang Valas Aman di Tengah Pelemahan Rupiah 2026
Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS belakangan ini mulai menimbulkan kekhawatiran di sektor bisnis nasional.
Perusahaan pembiayaan atau multifinance menjadi salah satu sektor yang diprediksi merasakan dampaknya, terutama yang memiliki utang dalam valuta asing.
>>> IHSG Hari Ini Diprediksi Tertekan, Analis Sarankan Wait and See
PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) menyatakan bahwa pergerakan kurs saat ini tidak berdampak negatif terhadap kewajiban keuangan perusahaan.
Manajemen menegaskan seluruh utang valas telah terlindungi dari risiko fluktuasi mata uang melalui strategi manajemen risiko yang ketat.
Corporate Communication Head BFI Finance, Dian Ariffahmi, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengamankan seluruh pinjaman dalam mata uang asing.
Strategi yang diterapkan adalah melakukan lindung nilai penuh atau full hedging ke dalam rupiah.
Strategi BFI Finance Hadapi Risiko Nilai Tukar
BFI Finance menerapkan full hedging dengan mengonversi risiko seluruh pinjaman valas ke dalam rupiah melalui instrumen keuangan tertentu.
Langkah ini mengeliminasi risiko kurs karena tidak ada posisi terbuka yang bisa menyebabkan kerugian akibat melemahnya rupiah.
Perusahaan juga menjaga stabilitas kewajiban agar jumlah utang yang harus dibayar tetap stabil meskipun pasar keuangan volatil.
Keamanan finansial pun terlindungi karena arus kas perusahaan tidak terpengaruh langsung oleh gejolak ekonomi global.
Dengan skema perlindungan ini, Dian memastikan BFI Finance tidak menghadapi ancaman kerugian finansial dari depresiasi rupiah.
Upaya ini merupakan langkah proaktif untuk menjaga stabilitas operasional dan komitmen pembayaran utang kepada kreditur.
Penilaian PEFINDO soal Risiko Valas Multifinance
Lembaga pemeringkat PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) menilai risiko utang valas pada industri multifinance di Indonesia masih aman.
Kepala Divisi Pemeringkatan Jasa Keuangan PEFINDO, Danan Dito, menyebut porsi pendanaan luar negeri di sektor ini tidak terlalu dominan.
Update Terbaru
Bupati Deli Serdang Copot 2 Pejabat Akibat Pesan Viral, Ini Cara Terbarunya
Jumat / 17-07-2026, 12:38 WIB
China Terapkan 5 Inovasi Hijau dan Kereta Cepat yang Ubah Dunia pada 2026
Jumat / 17-07-2026, 12:38 WIB
Update Harga iPhone 13 pada Juli 2026: Spesifikasi, Fitur, dan Kisaran Harga Bekas yang Masih Sangat Menggiurkan!
Jumat / 17-07-2026, 12:31 WIB
Sounders Jamu Timbers di Lumen Field, Derbi Cascadia Kembali Bergulir
Jumat / 17-07-2026, 12:22 WIB
JD Vance Bela Petarung UFC yang Hina Michelle Obama
Jumat / 17-07-2026, 12:22 WIB
Sidang Ijazah Jokowi: Dokter Tifa Minta Barang Bukti, Tim Hukum Merah Putih Kritik
Jumat / 17-07-2026, 12:21 WIB
PNS di Tokyo Kini Boleh Pakai Celana Pendek demi Hemat Energi
Jumat / 17-07-2026, 12:21 WIB
Dekopin Siap Kawal Agenda Prabowo Jadikan Koperasi Motor Ekonomi Rakyat
Jumat / 17-07-2026, 12:21 WIB
Saham AGAR Masuk Radar BEI usai Kenaikan Harga Tak Wajar
Jumat / 17-07-2026, 12:21 WIB
Poco X8 yang Dikabarkan Batal Kembali Muncul dengan Baterai 9.000 mAh
Jumat / 17-07-2026, 12:21 WIB
Penjualan Pertamax Anjlok 18% Setelah Harga Naik
Jumat / 17-07-2026, 12:21 WIB
TOP 50 Acara Televisi dengan Rating Terbaik Hari ini 18 Juli 2026 ada Wajah Cinta yang Lain Mulai Naik Keposisi 3
Jumat / 17-07-2026, 12:19 WIB
Wakil Presiden AS Akui Tim Trump Salah Kelola Komunikasi Berkas Epstein
Jumat / 17-07-2026, 12:18 WIB
Peringatan Tornado di New Jersey Berakhir, Badai Petir dan Kabut Asap Masih Mengancam
Jumat / 17-07-2026, 12:18 WIB







