Turnamen Dota 2 internasional, PGL Wallachia Season 2, resmi dimulai pada 18 April 2026. Kompetisi ini hanya berjarak satu bulan dari musim sebelumnya yang sukses besar.

Atmosfer panas langsung terasa dengan kedatangan tim-tim papan atas dunia di Rumania. Total hadiah turnamen mencapai jutaan dolar AS.

Bagi tim Tier 1, ajang ini menjadi kesempatan krusial untuk menguji kekuatan di patch terbaru. Banyak tim juga menjadikannya panggung pembuktian bagi roster baru.

Daftar Tim Peserta dan Dinamika Lineup

Sebanyak 16 tim elit telah mendapatkan undangan resmi untuk bersaing memperebutkan gelar juara musim kedelapan ini.

Team Yandex selaku juara bertahan dipastikan kembali hadir setelah sebelumnya menang dramatis atas Team Liquid.

Berikut adalah daftar lengkap tim yang berpartisipasi:

  • Team Yandex
  • Tundra Esports
  • PARIVISION
  • Team Spirit
  • Xtreme Gaming
  • Team Liquid
  • BetBoom Team
  • Aurora Gaming
  • Team Falcons
  • Heroic
  • MOUZ
  • Vici Gaming
  • Natus Vincere
  • GamerLegion
  • Virtus.pro
  • South America Rejects

Setiap tim membawa ambisi besar untuk menggeser dominasi juara bertahan.

Namun, kendala klasik mengenai pengurusan visa kembali membayangi beberapa tim. Tundra Esports terpaksa bertanding dengan pemain cadangan (stand-in) akibat masalah administrasi.

Kondisi serupa dialami Team Spirit yang kehilangan pemain offlane utama mereka. Sementara itu, posisi OG digantikan oleh Virtus.

pro karena masalah administrasi yang tidak kunjung selesai.

Kehadiran Analis Baru dan Format Turnamen

PGL Wallachia Season 2 menghadirkan wajah baru di meja analis. Mantan pemain profesional Omar 'w33' Aliwi resmi bergabung untuk memberikan pandangan teknis yang mendalam.

Kehadiran w33 diharapkan mampu membedah strategi tim-tim besar dan perkembangan meta permainan saat ini. Pengetahuannya sebagai mantan pemain pro akan memberikan kualitas analisis yang lebih segar bagi penonton.

Terkait sistem kompetisi, PGL masih menggunakan format yang sudah familiar bagi komunitas Dota 2. Babak grup dijalankan dengan sistem modified Swiss Stage yang sangat kompetitif.