Taiwan Usut Penyelundupan Chip AI Nvidia ke China via Jepang
Pemerintah Taiwan tengah menyelidiki kasus dugaan penyelundupan perangkat keras kecerdasan buatan (AI) yang dikirim secara ilegal ke China.
Operasi ini diduga menggunakan Jepang sebagai negara perantara untuk mengelabui pemeriksaan ekspor.
>>> Inul Daratista Kurban 10 Sapi Jumbo di Idul Adha 2026, Intip Doa Mengejutkan sang Biduan
Modus Operandi dan Rute Penyelundupan
Kejaksaan Taiwan mengamankan tiga individu yang diduga terlibat dalam pemalsuan dokumen ekspor untuk server rakitan Super Micro Computer.
Petugas menyita sekitar 50 unit server yang siap dikirim menggunakan dokumen palsu tersebut.
Namun, tim penyidik khawatir setidaknya satu gelombang pengiriman ilegal sudah berhasil sampai ke tujuan.
Kargo tersebut awalnya dikirim ke Jepang sebelum diteruskan ke Hong Kong, yang menjadi pintu masuk utama ke daratan China.
Rute penyelundupan melalui Jepang ini mengejutkan karena biasanya jalur pengalihan chip ilegal lebih sering ditemukan di Asia Tenggara.
>>> Iran Protes AS Belum Terbitkan Visa Piala Dunia 2026, Ada Apa?
Penggunaan jalur Jepang, sekutu dekat AS, menunjukkan strategi baru dalam menghindari deteksi.
Tanggapan Nvidia dan Super Micro
Nvidia dan Super Micro tidak terlibat atau dituduh melakukan pelanggaran hukum secara langsung.
CEO Nvidia, Jensen Huang, menegaskan perusahaannya memberikan panduan ketat kepada mitra bisnis terkait aturan ekspor.
Super Micro menyadari tantangan dalam mengawasi distribusi produk di pasar global dan mendorong kerja sama lintas industri.
Kasus ini menjadi peringatan bagi industri teknologi mengenai celah dalam pengawasan distribusi perangkat keras sensitif.
>>> Indonesia Open 2026: 21 Wakil Tuan Rumah Siap Akhiri Paceklik Gelar 5 Tahun Terakhir
Penyelidikan masih berlanjut untuk mengungkap volume perangkat yang berhasil diseberangkan ke China.
Update Terbaru
DPRD DKI Jakarta Desak Evaluasi Pengamanan di Ragunan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah
Selasa / 02-06-2026, 07:29 WIB
Sony Inzone M10S II Resmi Meluncur, Monitor OLED Fnatic dengan Refresh Rate 720Hz
Selasa / 02-06-2026, 07:29 WIB
Antisipasi Ledakan Investasi 2026, Kecamatan Colomadu Resmi Susun RDTR Terbaru
Selasa / 02-06-2026, 07:29 WIB
Baterai Realme C100i Awet 6 Tahun hingga HP Kamera Terbaik Rp2 Jutaan Jadi Topik Populer
Selasa / 02-06-2026, 07:25 WIB
ChatGPT dan Gemini Bantu Peretas Iran Tingkatkan Serangan Siber
Selasa / 02-06-2026, 07:25 WIB
Pemutihan Pajak Kendaraan Juni 2026: Daftar Daerah dan Skema Keringanan
Selasa / 02-06-2026, 07:24 WIB
Penjualan Stagnan, Masa Keemasan Mobil China Disebut Berakhir
Selasa / 02-06-2026, 07:24 WIB
Top 3 Berita: Indomaret Tutup 2 Hari, Harga BBM Turun, Klarifikasi Wings Air
Selasa / 02-06-2026, 07:24 WIB
Saham Janjikan Cuan Melimpah di 2026? Simak Tips Aman Trader Profesional
Selasa / 02-06-2026, 07:24 WIB
5 Alasan Properti Dekat Transportasi Publik Makin Mahal dan Banyak Dicari 2026
Selasa / 02-06-2026, 07:24 WIB
BFI Finance Pastikan Utang Valas Aman di Tengah Pelemahan Rupiah 2026
Selasa / 02-06-2026, 07:24 WIB
IHSG Hari Ini Diprediksi Tertekan, Analis Sarankan Wait and See
Selasa / 02-06-2026, 07:24 WIB
Hindari Potong Jalur Sembarangan di Jalan Tol untuk Cegah Tabrakan Beruntun
Selasa / 02-06-2026, 07:19 WIB
Cara Cek Bansos 2026 Lewat HP, Praktis dan Cepat Cair
Selasa / 02-06-2026, 07:19 WIB






