>>> Alasan Mathew Baker Pilih Timnas Indonesia: Strategi Jitu Agar Tak Digoda Australia di 2026

Ia menekankan bahwa kredibilitas Piala Dunia 2026 akan dipertanyakan jika ada diskriminasi.

Pemerintah Iran menegaskan bahwa negara tuan rumah wajib memisahkan urusan olahraga dengan perselisihan politik. FIFA didesak mengambil tindakan nyata agar turnamen menjunjung tinggi sportivitas tanpa diskriminasi.

Iran khawatir jika masalah ini berlarut-larut, persiapan teknis mereka akan tertinggal dari kontestan lain. Waktu pelaksanaan turnamen semakin mendekat dan membutuhkan kepastian akomodasi.

Persiapan Team Melli Menjelang Pertandingan

Meskipun dalam ketidakpastian administratif, timnas Iran tetap melangsungkan upacara pelepasan resmi untuk skuad mereka. Acara tersebut menjadi simbol komitmen para pemain untuk berjuang demi prestasi.

Iran tergabung dalam Grup G dan dijadwalkan melakoni laga perdana melawan Selandia Baru pada 15 Juni di Los Angeles.

Setelah itu, mereka akan menghadapi Belgia dan Mesir di pertandingan penyisihan berikutnya.

Sesuai rencana, timnas Iran akan menempati markas di Tucson, Arizona, sebagai pusat latihan selama turnamen.

Namun, semua rencana ini bergantung pada keputusan otoritas AS terkait penerbitan visa bagi seluruh delegasi.

Hingga laporan ini diturunkan, FIFA belum memberikan tanggapan resmi mengenai desakan jaminan yang diminta Teheran.

>>> Melbourne City Dukung Penuh Mathew Baker Promosi ke Timnas Indonesia

Publik sepak bola dunia kini menunggu bagaimana organisasi tersebut menyeimbangkan regulasi keamanan negara tuan rumah dan semangat inklusivitas olahraga.