Memahami Tiga Mode Penggerak Utama

Kecanggihan BYD M6 DM terletak pada fleksibilitas sistem penggeraknya yang memiliki tiga mode operasional berbeda.

Setiap mode dirancang secara khusus untuk menyesuaikan dengan kondisi jalanan serta kebutuhan pengemudi saat itu juga.

Mode pertama adalah EV (Electric Vehicle), di mana seluruh gerak roda sepenuhnya berasal dari motor listrik yang ditenagai baterai.

Pada mode ini, mesin bensin hanya berada dalam status siaga tanpa menghasilkan suara maupun getaran.

Pada mode HEV Series, sistem akan aktif secara otomatis apabila daya baterai mulai menurun hingga batas minimum tertentu.

Mesin bensin akan menyala untuk mengisi daya baterai kembali, sementara karakter berkendara tetap terasa halus layaknya mobil listrik.

Sedangkan pada mode HEV Parallel, kedua sumber tenaga bekerja secara bersamaan untuk memberikan dorongan tenaga ekstra.

Mode ini sangat berguna saat pengemudi memerlukan akselerasi cepat, misalnya ketika ingin mendahului kendaraan lain di jalan tol.

Apabila mobil melaju dalam kecepatan tinggi secara konstan dengan kondisi baterai lemah, mesin bensin akan mengambil alih sepenuhnya.

Langkah ini dilakukan sistem guna menjaga efisiensi konsumsi bahan bakar tetap berada pada titik paling optimal bagi pengguna.

BYD Indonesia menjanjikan bahwa proses pengiriman unit M6 DM kepada konsumen akan mulai dilakukan pada Juni 2026 mendatang.

>>> Kapan Drakor Doctor On The Edge Episode 3-4 TAYANG? Berikut Jadwal, Link dan Spoiler di KST jangan LK21: Sikap Hangat Yook Ha Ri Membuat Do Ji Eui Merasa lebih Nyaman

Kehadiran model ini diharapkan dapat memperkuat posisi BYD dalam pasar kendaraan ramah lingkungan di tanah air.