Kabar mengenai bocornya harga jual BYD M6 DM (Dual Mode) di tingkat dealer menarik perhatian banyak pihak belakangan ini.

Menanggapi situasi tersebut, pihak BYD Indonesia akhirnya memberikan penjelasan resmi mengenai kebenaran informasi yang beredar di masyarakat.

>>> Jakarta E-Prix 2026: Alasan Mengejutkan Edoardo Mortara Kecewa meski Finis Kedua

Kabar yang tersebar di berbagai platform media sosial menyebutkan bahwa MPV plug-in hybrid terbaru ini akan dipasarkan dengan rentang harga Rp310 juta hingga Rp380 juta.

Namun, manajemen BYD menegaskan bahwa angka-angka tersebut belum bersifat final atau resmi secara korporasi.

Luther T.

Panjaitan, selaku Head of Marketing PR & Government Relation BYD Indonesia, mengonfirmasi bahwa informasi harga yang beredar luas itu bukanlah harga resmi.

Menurutnya, angka tersebut hanyalah sebuah estimasi yang diberikan kepada pihak distributor.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Luther saat menghadiri acara BYD Tech Culture Fest di Senayan, Jakarta, pada Rabu (20/5/2026).

Ia menjelaskan bahwa data tersebut berfungsi sebagai acuan awal bagi jaringan pemasaran mereka di lapangan.

Status Harga Indikasi BYD M6 DM

Meskipun belum bersifat tetap, Luther memberikan sinyal bahwa harga akhir saat peluncuran nanti kemungkinan besar tidak akan terpaut jauh dari angka yang sudah bocor.

Pihak manajemen saat ini masih melakukan finalisasi terhadap struktur harga yang paling kompetitif.

Ia menambahkan bahwa selisih harga saat pengumuman resmi bisa saja mengalami penyesuaian, baik sedikit lebih tinggi atau justru lebih rendah.

Semua keputusan akhir akan bergantung pada kebijakan strategis perusahaan sesaat sebelum unit mulai didistribusikan secara massal.

Luther menjelaskan bahwa pemberian harga indikasi kepada jaringan penjualan sebenarnya memiliki tujuan positif bagi para calon pembeli.