Borneo FC menutup BRI Super League 2025/2026 dengan pencapaian impresif. Meski Persib Bandung juara, Pesut Etam sukses melewati klub besar seperti Persebaya, PSM, dan Persija.

Hasil ini mengantarkan Borneo FC ke ASEAN Club Championship 2026/2027. Kesuksesan ini bukan kebetulan, melainkan buah fondasi kuat yang dibangun manajer Dandri Dauri.

>>> 7 Desain Rumah Desa Memanjang untuk Lahan Sempit, Nyaman dan Paling Dicari 2026

Perjalanan Dandri Dauri

Dandri Dauri telah mendedikasikan 24 tahun untuk sepak bola Kalimantan. Ia memulai karier di Persisam Putera Samarinda sebelum mendirikan Borneo FC bersama Nabil Husien Said Amin.

Menariknya, masa muda Dandri justru akrab dengan bulu tangkis. Pintu sepak bola terbuka lewat organisasi kepemudaan KNPI, yang mempertemukannya dengan tokoh olahraga.

Filosofi Kekeluargaan

Prinsip utama Dandri adalah kekeluargaan. Ia menekankan semangat ini untuk menyatukan pemain dari berbagai latar belakang.

Pemain yang merasa hebat sendiri bisa merusak harmoni tim. Karena itu, semua individu di klub wajib saling merangkul.

>>> Strategi Rantai Pasok Hijau Berbasis Ekonomi Pancasila 2026

Pendekatan ini terbukti menjaga konsistensi tim di tengah jadwal padat. Dandri juga menghapus label bintang di skuat Borneo FC.

Menurutnya, label bintang adalah jebakan yang memicu kesombongan. Kolektivitas tim lebih penting daripada individu.

Dandri menegaskan tidak ada pemimpin tunggal di lapangan. Setiap pemain adalah leader yang saling mendukung.

>>> BYD Atto 3 Laku 30 Ribu Unit dalam Sepekan, Ini Spesifikasinya

Dengan manajemen sehat dan suasana harmonis, Borneo FC siap menatap tantangan internasional musim depan.