Kementerian Sosial bersama Badan Pusat Statistik memutuskan mempercepat penyaluran bantuan sosial tahun 2026.

Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako untuk periode April hingga Juni 2026 mulai didistribusikan sejak 10 April.

Langkah ini dilakukan agar masyarakat penerima manfaat segera mendapat bantuan di tengah kondisi ekonomi saat ini. Perubahan jadwal yang lebih awal diharapkan meringankan beban pengeluaran rumah tangga.

Pemutakhiran Data Lebih Cepat

Pemerintah juga mengubah mekanisme pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional. Proses pemutakhiran yang sebelumnya setiap tanggal 20, kini dialihkan menjadi setiap tanggal 10 tiap triwulan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan data hasil pembaruan akan langsung digunakan sebagai landasan penyaluran bansos setiap bulan. Sistem ini diharapkan membuat data penerima lebih akurat sesuai kondisi terkini.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti memastikan konsolidasi data triwulan II berjalan maksimal. Tujuannya agar seluruh bansos tepat sasaran.

Realisasi penyaluran triwulan I 2026 mencapai lebih dari 96 persen. Distribusi dana dilakukan bertahap melalui Bank Himbara dan PT Pos Indonesia.

Cara Cek Status Bansos Mei 2026

Masyarakat dapat mengecek status kepesertaan secara mandiri melalui ponsel atau komputer. Siapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP yang masih berlaku.

Berikut panduan pengecekan bansos secara daring:

  • Buka browser di ponsel atau komputer.
  • Kunjungi situs resmi https://cekbansos.kemensos.go.id/.
  • Masukkan 16 digit NIK dengan teliti.
  • Isi kode captcha yang muncul. Jika tidak jelas, klik ikon penyegaran.
  • Klik tombol Cari Data.

Sistem akan menampilkan hasil pencarian secara terperinci. Jika terdaftar, informasi jenis program dan periode penyaluran akan muncul.

Besaran Dana Bantuan per Kategori

Pemerintah memberlakukan nominal bervariasi sesuai kategori penerima. Berikut rinciannya: