Publik sempat dihebohkan dengan kabar penutupan sejumlah gerai Indomaret pada akhir Mei hingga awal Juni 2026.

Ketua Dewan Pengurus Pusat Serikat Pekerja Nasional (DPP SPN), Iwan Kusmawan, memberikan klarifikasi tegas terkait situasi ini.

>>> Investasi Reksa Dana Syariah Kini Lebih Mudah dan Aman Lewat BRImo

Iwan memastikan bahwa gerai-gerai yang sempat tutup tersebut tidak berhenti beroperasi secara permanen. Penutupan hanya berlangsung sementara selama masa libur nasional.

Seluruh gerai dipastikan akan kembali melayani pelanggan seperti biasa mulai tanggal 2 Juni 2026.

Langkah penutupan ini diambil sebagai bentuk implementasi dari kesepakatan antara manajemen PT Indomarco Prismatama Tbk dengan pihak serikat pekerja.

Alasan Penutupan Sementara

Iwan Kusmawan menjelaskan bahwa ada kekhawatiran dari masyarakat yang mengira gerai tersebut akan tutup selamanya.

"Supaya ini menjawab pertanyaan khalayak, seolah-olah gerai ini akan ditutup selamanya, itu tidak benar," tegas Iwan.

Persoalan utama yang mendasari penutupan sementara ini adalah skema upah lembur pada hari libur nasional.

Manajemen menerapkan kebijakan untuk mengganti hari libur bagi karyawan yang masuk, alih-alih memberikan upah lembur dalam bentuk uang.

Karena masuk di hari libur bersifat sukarela, banyak pekerja yang memilih untuk menggunakan hak libur mereka.

Akibatnya, gerai yang tidak memiliki cukup staf untuk berjaga terpaksa ditutup sementara selama dua hari tersebut.

>>> Sudah Konsisten Jualan tapi Tetap Sepi? Ini 5 Penyebab Terbaru yang Jarang Disadari di 2026

Hasil Mediasi di Kementerian Ketenagakerjaan

Sebelum aksi penutupan ini terjadi, telah dilakukan mediasi antara pihak pekerja dan manajemen Indomaret.

Pertemuan tersebut difasilitasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) guna mencari jalan tengah atas tuntutan para buruh.