Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau Gus Ipul, menggelar pertemuan koordinasi dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya pada Minggu, 31 Mei 2026.

Pertemuan ini membahas pemantapan program pendidikan bagi puluhan ribu anak di Indonesia.

>>> Resmi! Carlo Ancelotti Perpanjang Kontrak di Timnas Brasil hingga Piala Dunia 2030

Momen tersebut diunggah melalui akun Instagram resmi Kementerian Sosial dalam bentuk video singkat. Dalam rekaman, terlihat suasana hangat saat kedua pejabat memulai pembicaraan.

Teddy Indra Wijaya sempat meminta maaf karena datang terlambat dari jadwal. Sambil bersalaman, ia merasa sungkan telah menyita waktu sang menteri.

Gus Ipul menanggapi dengan ramah dan menyebut keterlambatan itu bukan masalah besar. Ia justru menegaskan bahwa pertemuan ini sangat dibutuhkan untuk kelancaran koordinasi program kerja kementerian.

Menurut Gus Ipul, sinkronisasi antarlembaga merupakan hal krusial bagi kesuksesan agenda pemerintah. Pertemuan ini difokuskan pada evaluasi dan pemantapan program sekolah rakyat.

Fokus Program Sekolah Rakyat

Agenda utama pertemuan adalah memastikan keberlanjutan pendidikan bagi puluhan ribu anak. Berikut poin-poin yang dibahas:

>>> Resmi, Lille Tunjuk Davide Ancelotti Jadi Pelatih Baru Calvin Verdonk Cs di 2026

  • Memantapkan kurikulum dan operasional sekolah rakyat agar lebih efektif.
  • Memastikan akses pendidikan menjangkau lebih dari 45.000 anak sekolah rakyat.
  • Melakukan sinkronisasi data penerima manfaat program pendidikan di bawah Kementerian Sosial.
  • Memperkuat sinergi antara Sekretariat Kabinet dan kementerian teknis dalam pengawasan program prioritas.

Target ambisius untuk memberikan layanan pendidikan kepada 45 ribu anak diharapkan segera terealisasi. Pemerintah ingin memastikan tidak ada anak yang kehilangan hak belajar karena kendala administratif.

Sorotan Warganet terhadap Alur Birokrasi

Unggahan video tersebut justru memicu kritik dari warganet. Banyak yang menyoroti tata cara pelaporan kinerja menteri saat ini.

Warganet mempertanyakan mengapa koordinasi dilakukan melalui Sekretaris Kabinet. Beberapa akun menganggap laporan kinerja menteri seharusnya disampaikan langsung kepada Presiden.

Komentar mengenai hierarki pemerintahan membanjiri unggahan karena dianggap tidak sesuai protokol birokrasi. Diskusi ini mencerminkan perhatian masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan yang baik.

>>> Arkhan Kaka Jadi Pemain Terbaik, Timnas Indonesia Resmi Tekuk Myanmar di 2026

Hingga kini, pertemuan tersebut masih menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.