FIFA Terapkan Aturan Baru di Piala Dunia 2026 Guna Batasi Taktik Blokir Bola Mati
Pendekatan fisik mereka dalam memenangkan ruang di kotak penalti kini harus disesuaikan agar tidak berujung pelanggaran.
>>> Thalita Ramadhani Kalahkan Sim Yu Jin di Semifinal Uber Cup 2026
Sanksi Menutup Mulut dan Protes Berlebihan
Selain pembenahan skema bola mati, FIFA juga memperkenalkan aturan ketat mengenai perilaku pemain.
Pemain yang sengaja menutupi mulut menggunakan tangan, lengan, atau jersey saat konfrontasi terancam kartu merah langsung.
Langkah tegas ini diambil menyusul kontroversi dugaan rasisme yang melibatkan pemain Benfica, Gianluca Prestianni, dan Vinicius Junior.
Larangan menutupi mulut tidak berlaku untuk percakapan normal yang tidak memicu perselisihan.
Tindakan protes berlebihan kepada perangkat pertandingan juga mendapat perhatian serius. Pemain yang meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes terhadap keputusan wasit akan langsung dijatuhi kartu merah.
Aturan ini merujuk pada insiden kolektif yang dilakukan pemain Senegal pada final Piala Afrika 2025.
Jika satu tim secara penuh mogok dan keluar dari lapangan, tim tersebut akan langsung dinyatakan kalah.
Disiplin Waktu Perubahan Pemain dan Kiper Cedera
Upaya memangkas pemborosan waktu bermain juga diatur lebih spesifik. Pemain yang ditarik keluar oleh pelatih hanya diberikan tenggat waktu 10 detik untuk meninggalkan area lapangan.
Jika batas waktu dilanggar, pemain pengganti baru baru boleh masuk pada penghentian permainan berikutnya setelah laga berjalan satu menit.
Untuk tendangan gawang dan lemparan ke dalam, pemain hanya diberi waktu lima detik untuk mengalirkan bola.
Wasit akan memberikan hitungan secara visual di lapangan.
Jika waktu lima detik terlampaui, keuntungan penguasaan bola akan berpindah ke tim lawan dalam bentuk tendangan sudut atau lemparan ke dalam.
FIFA juga menutup celah strategi komunikasi terselubung saat penjaga gawang mendapat perawatan medis.
>>> Badai Cedera Hantam Timnas Jepang Jelang Piala Dunia 2026
Tim dilarang memanfaatkan momentum tersebut untuk melakukan timeout atau berkumpul dengan staf pelatih mendengarkan instruksi tambahan.
Update Terbaru
MSNOW Hentikan Siaran Langsung Pidato Trump di Tengah Kritik
Jumat / 17-07-2026, 11:21 WIB
Amazon Prime Video Rilis Komedi Aksi Ride or Die, Dibintangi Hannah Waddingham
Jumat / 17-07-2026, 11:21 WIB
Mobil China Kuasai 18% Pasar Indonesia, BYD Pimpin Penjualan
Jumat / 17-07-2026, 11:21 WIB
Jokowi Tak Hadir di Sidang Dokter Tifa, Ali Syarief: Lupa Letak Ijazah
Jumat / 17-07-2026, 11:21 WIB
Prabowo: Indonesia Kini Dipimpin Orang Cerdas dan Berani
Jumat / 17-07-2026, 11:21 WIB
Israel Nyatakan Impian Jadi Sekutu Arab Saudi dengan Dukungan AS
Jumat / 17-07-2026, 11:18 WIB
Honda Umumkan Pemenang Kontes Layanan Honda Nasional 2026
Jumat / 17-07-2026, 11:18 WIB
Realme UI Resmi Ditinggalkan, HP Realme Beralih ke ColorOS
Jumat / 17-07-2026, 11:17 WIB
Jim Parsons Akui Obsesi dan Tekanan Bikin Sengsara di Puncak Karier
Jumat / 17-07-2026, 11:15 WIB
Sounders vs Timbers: Rivalitas Cascadia Kembali Bergema di Lumen Field
Jumat / 17-07-2026, 11:14 WIB
Model AI Prediksi Gangguan Tropis Bergerak ke Pantai Teluk Tengah
Jumat / 17-07-2026, 11:14 WIB
Game Porting Toolkit 4 Beta Bikin Mac Gaming Makin Bertenaga
Jumat / 17-07-2026, 11:14 WIB
Dukung Agenda PBB, Airlangga Tandatangani Perjanjian Pendirian WAICO
Jumat / 17-07-2026, 11:14 WIB
Ketua DPRD TTU Diperiksa Polisi Enam Jam soal Kematian Dokter Icha
Jumat / 17-07-2026, 11:14 WIB







