Karier di Indonesia

Carrasco memulai karier di Indonesia pada awal tahun 2000 bersama Persim Maros di Sulawesi Selatan. Ia kemudian berkembang menjadi penyerang yang ditakuti lawan.

Masa keemasannya tercatat saat berseragam PSMS Medan, Persebaya Surabaya, dan Persipura Jayapura. Ia juga pernah memperkuat Persma Manado, PSM Makassar, serta Persita Tangerang.

Karier profesionalnya berakhir bersama klub Timor Leste, Assalam F. C.

, pada tahun 2017.

Rekomendasi Rekan Senegara

Carrasco mengungkapkan bahwa kesempatan bermain di Indonesia datang berkat informasi dari teman sekampungnya, Fillipe Cortes, yang lebih dulu berkarier di tanah air.

"Jadi ada satu teman aku yang sudah ke sini. Namanya Fillipe Cortes.

Dia striker, pernah main di PSPS Pekanbaru. Terus agen yang membawa dia ke Indonesia, minta dicarikan striker," ujar Carrasco.

"Dia lalu menyebut namaku. Sebelumnya, waktu di Chile, kami pernah bertanding.

Dia seniorku, satu tim dengan kakakku. Tak lama, agennya menghubungiku," tuturnya.

Saat mendapat tawaran, Carrasco mengaku tidak tahu letak geografis maupun kondisi sepak bola Indonesia. "Jujur aku enggak pernah dengar Indonesia.

Karena kamu tahu sendirilah, kalau kita bicara tentang Asia, biasanya bicara tentang China, Jepang, dan Korea," katanya.

"Ya sudah, setelah berbicara dengan agen aku langsung deal. Aku pulang ke rumah, cerita ke orang tua.

>>> PSSI Promosikan Mathew Baker ke Timnas Senior untuk FIFA Matchday Juni

Mereka langsung setuju," ucap Carrasco.