Cristian Carrasco, mantan penyerang asal Chile, membagikan kisah di balik selebrasi ikonik topeng Spiderman yang melekat di ingatan publik sepak bola Indonesia.

Pemain berusia 47 tahun itu mengaku menyukai karakter pahlawan super tersebut sejak kecil. Ia ingin memiliki selebrasi yang berbeda agar dikenang orang.

>>> Bojan Hodak Tinggalkan Persib Bandung Tanpa Seremoni Perpisahan Mewah

"Aku suka Spiderman sejak dari kecil.

Terus pas aku sampai Indonesia tahun 2001, ya seperti biasa, di mana-mana kalau pemain selebrasi enggak ada selebrasi yang berbeda," kata Carrasco dalam tayangan di kanal YouTube GOAT - Greg On A Talk.

"Aku pernah lihat ada satu pemain dulu di negara aku yang cetak gol, dia loncat salto. Bagus banget.

Aku mikir dong, ya udah, aku cari selebrasi sendiri. Supaya nanti orang ingat aku.

Ya sudah, aku mulai mikir-mikir, aku suka Spiderman dari kecil," imbuhnya.

Dukungan Orang Tua

Untuk mendukung aksi tersebut, orang tua Carrasco mengirimkan ratusan topeng mainan dari Chile.

Ia menceritakan ide itu kepada orang tuanya agar bisa membuat kejutan bagi penonton dan dikenang setelah pensiun.

"Ya sudah, orang tua saya kirim banyak topeng Spiderman 100 sampai 200," tutur Carrasco.

Topeng-topeng itu selalu ia lempar ke penonton setiap masuk stadion. "Sebelum main saya mulai lempar-lempar ke penonton.

Supaya apa? Kebanyakan yang ambil orang tua terus kasih ke anaknya," jelasnya.

"Kalau bis pemain sampai stadion, anak-anak tunggu aku pakai topeng gitu. Sebelum kita turun dari bis anak-anak pakai topeng.

Mereka kasih salam. Ya begitulah."

>>> Nafuzi Zain Pastikan Timnas Malaysia U-19 Siap Tempur di Piala AFF U-19 2026