Sementara TK Muhammadiyah akan dikembangkan melalui skema bantuan unit sekolah baru dari Kementerian Dikdasmen.

PDM Sragen diminta segera menyusun dokumen perencanaan matang. Detail Engineering Design (DED) untuk gedung TK akan didampingi konsultan ahli PP Muhammadiyah.

Pembangunan gedung TK direncanakan diperluas ke arah belakang sekolah. Lahan kosong seluas sekitar 200 meter persegi tersedia untuk pengembangan.

Konsep utama adalah pengelolaan terintegrasi di atas lahan 2.600 meter persegi. Integrasi melibatkan TK, MI, dan MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan.

Suharno menegaskan tujuan akhir adalah menciptakan kesinambungan pendidikan. Siswa dari TK diharapkan melanjutkan ke MI, lalu ke MTs secara otomatis.

Pola pendidikan satu pintu memudahkan pemantauan perkembangan karakter dan akademik siswa. Integrasi fasilitas juga membuat penggunaan lahan lebih efisien.

>>> Purbaya Ungkap Dampak DSI ke Pasar Modal, Rekomendasi Saham Bank BUMN

Kunjungan Mendikdasmen menjadi angin segar bagi pendidikan di Sambungmacan. Musibah ambruknya gedung justru memicu transformasi menuju sekolah yang lebih modern.