Ibrahima Konate dipastikan akan meninggalkan Liverpool dengan status bebas transfer setelah kontraknya berakhir pada akhir musim ini.

Manajemen klub mengumumkan keputusan tersebut setelah negosiasi perpanjangan kontrak tidak membuahkan kesepakatan.

>>> Persib Bandung Pastikan Sanksi FIFA Tak Hambat Rekrutmen Pemain Baru

Bek berusia 27 tahun itu telah menjadi pemain penting bagi Liverpool sejak didatangkan dari RB Leipzig pada tahun 2021.

Selama berseragam Liverpool, Konate mencatatkan 183 penampilan dan berkontribusi besar dalam meraih gelar Premier League musim 2024–25.

Sebelumnya, Konate sempat memberikan indikasi positif untuk bertahan. Pada April lalu, ia menyatakan masih terbuka untuk memperpanjang kontrak karena komunikasi dengan manajemen berjalan baik.

Namun, pembicaraan kontrak baru tidak berjalan sesuai harapan. Liverpool akhirnya memutuskan untuk melepas Konate secara gratis.

Keputusan ini langsung menarik perhatian klub-klub besar Eropa. Real Madrid dilaporkan menjadi salah satu peminat utama bek tengah asal Prancis tersebut.

Real Madrid disebut ingin menerapkan strategi transfer gratis seperti yang dilakukan saat mendatangkan Trent Alexander-Arnold.

Nama Konate diprediksi akan menjadi salah satu komoditas panas di bursa transfer musim panas mendatang.

Pernyataan Perpisahan Ibrahima Konate

Dalam pesan perpisahannya, Konate mengungkapkan rasa haru dan apresiasi kepada klub serta para pendukung.

>>> John Herdman Coret 22 Pemain Timnas Indonesia Jelang FIFA Matchday

Ia mengaku sangat emosional dan menyayangkan tidak bisa mengucapkan salam perpisahan secara langsung di Anfield pada laga terakhirnya.

"Lima tahun lalu, saya datang sebagai pemain muda dengan mimpi besar. Hari ini, saya pergi dengan kenangan yang akan saya bawa seumur hidup," ujar Konate.

"Mewakili klub ini adalah sebuah kehormatan.

Kami telah berbagi momen-momen luar biasa bersama… suka dan duka, trofi, tantangan, persahabatan seumur hidup, dan momen-momen menyakitkan yang akan selalu kami ingat," tambahnya.

"Tidak ada yang lebih menyakitkan selain kehilangan saudara kami, Diogo.

Kehilangan ayah saya tahun ini adalah salah satu periode tersulit dalam hidup saya, tetapi komitmen saya kepada klub ini tidak pernah berubah," ungkap Konate.

"Kepada rekan-rekan setim, pelatih, staf, dan semua orang di balik layar, terima kasih telah membantu saya berkembang setiap hari.

>>> Persib Bandung Segera Lunasi Sanksi FIFA soal Daisuke Sato

Dan kepada para pendukung… terima kasih atas cinta, energi, dan dukungan luar biasa kalian," pungkasnya.