Sering kali, hal ini terjadi karena seseorang tersebut memang belum memahami keinginan dan tujuan mereka dalam sebuah hubungan.

Faktor psikologis seperti gaya keterikatan atau attachment style juga memegang peranan penting dalam perilaku ini.

>>> Justin Bieber dan Hailey Jadi Mak Comblang Asmara Kendall Jenner, Ini Faktanya

Individu dengan tipe avoidant attachment cenderung merasa terancam dengan kedekatan emosional yang terlalu mendalam.

Mereka mungkin terlihat sangat antusias dan mengejar di awal hubungan demi mendapatkan validasi.

Namun, saat hubungan mulai terasa serius, mereka akan menarik diri secara perlahan untuk menciptakan jarak aman bagi diri mereka sendiri.

Berbagai alasan mengapa seseorang sulit bersikap konsisten dalam hubungan menurut para ahli:

  • Ketakutan akan penolakan: menjaga jarak untuk melindungi diri dari kemungkinan disakiti.
  • Trauma masa lalu: luka emosional lama yang membuat sulit berkomitmen penuh.
  • Kurangnya kesadaran: tidak menyadari bahwa perilaku mereka berdampak buruk pada perasaan orang lain.
  • Ketidakpastian diri: belum yakin dengan apa yang dicari dalam pasangan hidup.

Data di atas menunjukkan bahwa alasan di balik sikap membingungkan tersebut sangat beragam. Memahami alasan ini dapat membantu Anda menentukan langkah selanjutnya dengan lebih bijak.

Apakah Mixed Signals Merupakan Red Flag?

Banyak orang bertanya-tanya apakah perilaku tidak konsisten ini merupakan tanda bahaya atau red flag yang harus dihindari.

Natasha Camille berpendapat bahwa kondisi ini sebenarnya adalah pengingat pentingnya membangun komunikasi yang transparan.

Dibandingkan langsung mengakhiri hubungan, cobalah untuk membicarakan keresahan Anda secara terbuka kepada pasangan. Langkah ini sangat efektif untuk memutus rantai asumsi negatif yang bisa merusak kesehatan mental Anda.

Dampak dan Cara Menghadapinya

Berada dalam ketidakpastian dalam waktu yang lama dapat memicu gangguan kecemasan dan menurunkan rasa percaya diri.

Terapis Marni Feuerman menegaskan bahwa mencari kejelasan status bukanlah tindakan yang berlebihan atau memalukan.

Mempertanyakan komitmen merupakan bentuk proteksi diri agar Anda tidak terjebak dalam kelelahan mental yang berkepanjangan.

>>> Raffi Ahmad Menangis Haru di Arafah, Momen Spiritual yang Viral

Pada akhirnya, kejujuran pada diri sendiri dan pasangan adalah kunci utama untuk keluar dari jebakan mixed signals.