Eksportir SDA Wajib Parkir Devisa di Dalam Negeri Mulai 1 Juni 2026
Pemerintah Indonesia resmi memberlakukan kewajiban baru bagi eksportir sumber daya alam (SDA) mulai Senin, 1 Juni 2026.
Seluruh Devisa Hasil Ekspor (DHE) dari sektor strategis wajib masuk ke dalam Sistem Keuangan Indonesia (SKI).
>>> Airlangga: 3 Komoditas Wajib Ekspor via PT DSI Resmi Berlaku Mulai Besok
Ketentuan ini tertuang dalam PP Nomor 21 Tahun 2026. Pemerintah menargetkan kepatuhan penuh dari para pelaku usaha untuk memperkuat cadangan devisa nasional dan stabilitas nilai tukar.
Pengelolaan Devisa Melalui Danantara
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa pengelolaan ekspor komoditas SDA strategis akan dilakukan melalui sistem satu pintu.
PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI ditunjuk sebagai lembaga koordinator.
Implementasi aturan ini mulai berlaku efektif pada awal Juni meskipun bertepatan dengan hari libur nasional. Operasional kegiatan ekspor di lapangan tetap berjalan tanpa henti.
Dalam konferensi pers di Wisma Danantara, Jakarta, Purbaya menegaskan standar kepatuhan hingga 100 persen. Kewajiban repatriasi ini berlaku bagi semua eksportir di sektor SDA unggulan Indonesia.
Ketentuan Teknis Penempatan Dana
Regulasi terbaru menetapkan perbedaan durasi dan jumlah dana yang harus diparkir di dalam negeri antara sektor migas dan non-migas.
Seluruh penempatan dana wajib melalui rekening khusus di bank Himbara.
Eksportir non-migas wajib menyimpan 100 persen DHE SDA di dalam negeri selama minimal satu tahun.
Sementara eksportir migas wajib menempatkan minimal 30 persen dengan durasi paling sedikit tiga bulan.
Pemerintah juga memberlakukan batasan konversi devisa ke mata uang asing maupun rupiah. Maksimal konversi yang diizinkan hanya 50 persen dari total nilai devisa yang masuk.
Berikut rincian kewajiban penempatan DHE berdasarkan sektor komoditas:
Update Terbaru
5 Langkah Mudah Cek In Harian untuk Saldo Dana Gratis 2026
Kamis / 16-07-2026, 16:50 WIB
Kopdes Merah Putih Diklaim Bikin Harga Barang di Desa Lebih Murah dan Stabil
Kamis / 16-07-2026, 16:49 WIB
GIIAS 2026 Kedatangan 10 Merek Baru, Ini Daftarnya
Kamis / 16-07-2026, 16:49 WIB
Prabowo Bantah Bangsa Indonesia Malas, Sebut Rakyat Bekerja Sejak Subuh
Kamis / 16-07-2026, 16:49 WIB
Wacana Pencoretan Murid Mampu dari MBG Dinilai Picu Perundungan
Kamis / 16-07-2026, 16:49 WIB
Galaxy Tab S12 Ultra Live Image Bocor, Tak Ada Upgrade Kamera Hole-Punch
Kamis / 16-07-2026, 16:49 WIB
Panduan Memilih Treatment Lash yang Tepat dari Misumi Lash & Beauty
Kamis / 16-07-2026, 16:48 WIB
Bikin Sendiri Flower Gift Box Korea di Workshop Ini, Daftar Sekarang!
Kamis / 16-07-2026, 16:47 WIB
Adu Adventure 250cc: Morbidelli T250X vs QJMotor Tourino 250 DX
Kamis / 16-07-2026, 16:47 WIB
3 Kunci Fesyen Erling Haaland yang Mencuri Perhatian
Kamis / 16-07-2026, 16:36 WIB
Iran Pajang Poster Presiden AS di Peti Mati: Matilah Trump!
Kamis / 16-07-2026, 16:36 WIB
Standard Chartered Indonesia Luncurkan PaaS, Otomatisasi Pembayaran Korporasi
Kamis / 16-07-2026, 16:36 WIB
Spanyol vs Argentina, Final Ideal Piala Dunia 2026
Kamis / 16-07-2026, 16:35 WIB
Nick Faldo Kritis Gaya Bryson DeChambeau Jelang The Open
Kamis / 16-07-2026, 16:35 WIB







