Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan Jumat (29/5/2026) di zona merah. Koreksi ini melanjutkan tren pelemahan yang terjadi sebelum libur Iduladha.

Pada awal sesi, IHSG terkoreksi 19 poin atau 0,3% ke level 6.111,97. Indeks bergerak dalam rentang 6.111,97 hingga 6.153,71.

>>> Harga Emas Antam Terbaru: Nyaris Tembus Rp2,8 Juta, Ini Rincian Sepekan di 2026

Nilai transaksi awal mencapai Rp236,3 miliar dengan volume 445,9 juta lembar saham. Frekuensi perdagangan tercatat 45 ribu kali.

Sebanyak 293 saham menguat, 141 saham melemah, dan 525 saham stagnan. Namun, IHSG tak bertahan lama di zona merah dan berbalik menguat 0,37% beberapa menit kemudian.

Emiten Paling Aktif

Lima saham dengan volume transaksi terbesar hari ini adalah Bank Central Asia (BBCA), Barito Pacific (BRPT), Chandra Asri Pacific (TPIA), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dan Barito Renewables Energy (BREN).

Kelima saham tersebut menjadi penggerak utama pasar dan fokus investor pada sesi pagi.

Sentimen Asia-Pasifik

Bursa Asia-Pasifik justru menguat pada Jumat pagi. Investor merespons positif perkembangan konflik Iran-AS yang mulai mendekati kesepakatan damai.

>>> Cek Bansos PKH dan BPNT Mei 2026: Cara Mudah Cairkan Bantuan Resmi ke Rekening KKS

Nikkei 225 Jepang naik 0,88%, Topiks menguat 0,53%. Kospi Korea Selatan melonjak 2,68% dan Kosdaq naik 0,25%.

S&P/ASX 200 Australia naik 0,72%. Kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong sedikit melandai ke 24.995.

S&P 500 Wall Street naik 0,58% dan Nasdaq naik 0,91%, didorong sektor teknologi dan AI.

Saham Snowflake melonjak 36,5% setelah proyeksi kinerja kuat dan komitmen belanja US$6 miliar ke Amazon Web Services.

>>> Cara Cek Bansos Kemensos 2026 Pakai NIK KTP, Panduan Resmi Cepat Cair

Pejabat Gedung Putih mengonfirmasi kemajuan signifikan dalam perjanjian penghentian konflik Iran-AS, memberikan stabilitas pasokan energi global.