Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka akses pasar bagi produk susu dan daging sapi asal Prancis. Keputusan ini diumumkan dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Pemerintah menargetkan peningkatan kualitas nutrisi masyarakat melalui diversifikasi sumber pangan.

>>> Bareskrim Geledah 2 Lokasi Terkait Manipulasi Ekspor Sawit

Apresiasi dari Prancis

Presiden Macron menyampaikan apresiasi atas keterbukaan pasar Indonesia. Hal ini disiarkan melalui kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden RI pada 31 Mei 2026.

Macron menegaskan dukungan Prancis terhadap program kedaulatan pangan Indonesia. Ia juga berkomitmen memperkuat sinergi ekonomi melalui berbagai perjanjian kemitraan internasional.

Salah satu agenda penting adalah percepatan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA). Kerja sama ini diharapkan mempererat hubungan diplomatik kedua negara.

Kerja Sama Pertahanan dan Ekonomi

Selain sektor pangan, pertemuan juga membahas kerja sama pertahanan. Hubungan militer Indonesia-Prancis dinilai semakin erat, ditandai dengan pengiriman unit perdana pesawat tempur Rafale ke Indonesia.

Kehadiran Rafale menandai modernisasi sistem pertahanan udara nasional. Kedua negara sepakat melanjutkan kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan.

>>> Staycation Rp999 Ribu Ala Sultan di The Trans Luxury Hotel Surabaya

Berikut poin utama kerja sama bilateral:

  • Pembukaan impor susu dan daging sapi Prancis
  • Percepatan IEU-CEPA
  • Pengiriman pesawat tempur Rafale

Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Prancis merupakan bagian dari rangkaian agenda diplomatik. Setelah ini, ia dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Austria dan Hungaria.

Di sisi lain, situasi pangan global menghadapi tantangan. Harga beras di Asia dilaporkan naik hingga 20 persen akibat gangguan rantai produksi dan distribusi.

Kementerian Pertanian memastikan stok beras nasional mencapai 28 juta ton. Sementara harga bawang merah dan cabai terus merangkak naik pasca libur Iduladha.

Pemerintah juga tengah menyiapkan kebijakan wajib belajar bahasa Prancis di sekolah. SoftBank berencana investasi Rp1.552 triliun untuk pusat AI di Prancis.

>>> Perawat Klinik Gigi di Tangerang Ditusuk Pasien, Alami 5 Luka Tusukan

Sinergi dengan Prancis diharapkan memberikan dampak positif bagi pembangunan nasional. Indonesia optimis dapat mewujudkan ketahanan pangan yang lebih tangguh dengan dukungan teknologi dan investasi.