Paris Saint-Germain (PSG) sukses mempertahankan gelar Liga Champions untuk musim kedua berturut-turut. Ousmane Dembele menjadi figur kunci dalam kemenangan tersebut.

Pada final melawan Arsenal di Budapest, Sabtu (30-5-2026), Dembele mencetak gol penalti untuk menyamakan kedudukan. PSG akhirnya menang melalui adu penalti.

>>> Vidio Tayangkan Eksklusif ASEAN U19 Boys Championship 2026

Eksekusi penalti Dembele menarik perhatian. Pemain yang dikenal dominan dengan kaki kiri itu justru menendang menggunakan kaki kanan.

Sebelum menendang, ia sempat memberi isyarat akan menggunakan kaki kiri. Tembakan kerasnya tak mampu dihalau kiper David Raya.

Gaya unik ini sebenarnya bukan hal baru. Dembele sudah melakukannya sejak masih di Stade Rennais.

Ia mengaku lebih nyaman menembak dengan kaki kanan. "Saya bisa menggunakan kedua kaki dengan sama baiknya.

Saya lebih suka menggiring bola dengan kaki kiri, tetapi saya senang menembak dengan kaki kanan," ujarnya pada 2017.

>>> Steven Gerrard Nilai Karakter Arsenal Kuat Usai Gagal Juara Eropa

Keuntungan Taktis di Lapangan

Kemampuan menggunakan kedua kaki secara seimbang adalah talenta langka. Ini memberi keuntungan taktis besar bagi PSG.

Dembele bisa menusuk dari sisi kiri maupun melewati bek dari kanan dengan efektivitas setara. Ia menjadi salah satu penyerang paling sulit diantisipasi di Eropa.

Persaingan Ketat Ballon d'Or 2026

Gelar Liga Champions mendongkrak posisi Dembele dalam perebutan Ballon d'Or 2026. Sebelum final, nama seperti Harry Kane, Lamine Yamal, dan Kylian Mbappe lebih diunggulkan.

Musim ini, Dembele mengoleksi 20 gol dan 11 assist dari 40 penampilan di semua ajang.

Jika menang, ia akan menyamai pencapaian Lionel Messi pada 2021 sebagai pemain yang mempertahankan penghargaan.

>>> Mikel Arteta Minta Pemain Arsenal Fokus Kejar Gelar Premier League

Namun, penentuan pemenang juga bergantung pada performa internasional. Kiprah Timnas Prancis di Piala Dunia 2026 akan menjadi faktor penentu.